Jumat, 22 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Mengenal Subak, Warisan Budaya Asal Indonesia yang Jadi Gambar Doodle Art Hari Ini

Subak menjadi gambar doodle di laman Google pada Senin, (29/6/2020). Tampak seorang petani tengah berteduh di sebuah saung.

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
google doodle
Google Doodle hari ini, Senin, 29 Juni 2020, Celebrating Subak Bali, Sistem Irigasi Subak Bali yang masuk Warisan Budaya Dunia UNESCO 

Pengelolaan irigasi dalam sistem subak memanfaatkan bentang lahan dan aliran air secara alami.

Dalam pengelolaannya, sepenuhnya di lakukan oleh masarakat, tidak ada campr tangan dari pemerintah. 

Asal-usul

Kata subak merupakan sebuah kata yang berasal dari bahasa Bali.

Kata tersebut pertama kali dilihat dalam Prasasti Pandak Bandung, yang berangka tahun 1072 M.

Kata subak tersebut mengacu kepada sebuah lembaga sosial dan keagamaan yang unik, memiliki pengaturan tersendiri, asosiasi-asosiasi yang demokratis dari petani dalam menetapkan penggunaan air irigasi untuk pertumbuhan padi.

Bagi masyarakat Bali, subak sudah menjadi konsep kehidupan masyarakat itu sendiri.

Subak menjadi metode penataan hidup bersama.

Subak bisa bertahan lebih dari satu abad karena masyarakat taat pada tradisi leluhur.

Pembagian air di sana dilakukan secara adil dan merata.

Selain itu, segala permasalahan akan dibicarakan bersama, termasuk penetapan wktu tanam dan jenis padi yang akan ditanam.

Jika ada pelanggaran, warga akan menentukan sanksi melalui upacara atau ritual yang dilaksanakan di pura. 

Struktur Organisasi

Anggota subak biasa disebut dengan krama subak.

Mereka adalah para petani yang memiliki sawah garapan dan mendapat bagian air.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved