Minggu, 12 April 2026

Tri Rismaharini Merasa Bodoh dan Tak Pantas Jadi Wali Kota Surabaya

Mengapa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menangis dan bersujud di kaki dr Sudarsono?

SURYA.CO.ID/Nuraini Faiq
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini sujud depan dr Sudarsono saat pertemuan di Balai Kota Surabaya, Senin (29/6/2020). 

TRIBUNBATAM.id, SURABAYA - Mengapa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menangis dan bersujud di kaki dr Sudarsono?

Tri Rismaharini sujud di kaki dokter saat  audiensi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya di Balai Kota, Senin (29/6/2020).

Ternyata Risma terusik dengan pernyataan dr Sudarsono.

Selain bersujud, Risma mengaku "bodoh dan tak pantas menjadi wali kota Surabaya".

Ini bukan pertama kali Risma sujud dalam sebuah acara.

 Sebelumnya, Risma juga dua kali bersujud untuk mengungkapkan penyesalan dan meminta maaf.

Kali ini, Risma menangis tersedu-sedu di hadapan para dokter yang telah berjuang melawan Covid-19.

Kejadian ini bermula dari adanya keluhan salah satu dokter, yang juga merupakan ketua tim Pinere (Penyakit Infeksi Emerging dan Remerging) RSUD dr Soetomo Surabaya, dr Sudarsono, mengenai membludaknya pasien di RS karena Covid-19.

Momen Tak Terduga Wako Surabaya Tri Rismaharini Menangis dan Sujud Depan Dokter

Kepada Risma, dokter tersebut menyatakan, salah satu penyebab membludaknya rumah sakit karena banyak warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Dokter itu menuturkan masih banyak anak muda yang nongkrong, meski pasien Covid-19 terus bertambah.

"Mari kami mengajak konsolidasi dan koordinasi dengan Surabaya. Faktanya memang Surabaya banyak," kata dr Sudarsono.

"Selain itu, saya melihat di jalan jalan banyak warga dan ABG yang nongkrong di warung," ucap dia.

Kerahkan Camat dan Lurah

Mendengar ucapan itu, Risma mengatakan semua camat dan lurah di Kota Surabaya sudah dikerahkan.

Ia mengatakan  kampung tangguh yang berdiri di Kota Surabaya sudah berhasil.

Tapi, kini, banyak pasien dari penghuni rumah mewah yang positif Covid-19.

Risma pun sontak mendekati dokter tersebut dan bersujud di dekat kakinya.

Sambil tersedu Risma menyatakan bahwa pihak Pemkot Surabaya tidak memiliki akses untuk berkomunikasi dengan RSUD dr Soetomo, yang berada di bawah kewenangan Pemprov Jawa Timur.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved