Breaking News:

SELEB TERKINI

Alasan Pije Bakar Mobil Alphard Via Vallen Dipicu Sakit Hati, Disebut Kotor hingga Tak Bisa Bertemu

Pije (41), pria Medan yang membakar Alphard Via Vallen mengaku kepada polisi merasa sakit hati karena dua kali gagal bertemu sang biduan.

Istimewa
Pije, pria 41 tahun asal Medan (kiri), tersangka pembakar Toyota Alphard Via Vallen di Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo (kanan) 

TRIBUNBATAM.id, SIDOARJO - Pije (41), pria Medan yang membakar Alphard Via Vallen mengaku kepada polisi merasa sakit hati karena dua kali gagal bertemu sang biduan.

"Dia dua kali ke rumah Via Vallen. Tapi tidak ketemu Via Vallen langsung.

Selain kesal karena sudah jauh-jauh datang tapi gagal bertemu, pria asal Medan ini mendengar ada kata-kata tak enak yang diucapkan kepada dirinya.

Hanya ditemui seseorang, tapi dia mengaku tersinggung lantaran perkataan orang itu tidak enak didengar.

Saat di rumah Via Vallen tersebut, Pije mengaku mendapat sambutan kurang baik.

Seperti menyebut kotor, lusuh dan sebagainya. Itu pengakuan pelaku," ungkap Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Rabu (1/7/2020).

Kendati demikian, penyidik Polres Sidoarjo masih mendalami pengakuan Pije karena beberapa kali pernyataannya ngelantur.

Setelah peristiwa memilukan itu, Pije ditetapkan sebagai tersangka.

Itu setelah polisi telah memperoleh petunjuk kuat bahwa lelaki asal Medan ini sebagai pelaku pembakaran mobil yang membuat heboh warga, pada Selasa (30/6/2020).

Kombes Pol Sumardji menyebut hal itu setelah melakukan olah TKP, pemeriksaan terhadap beberapa saksi, rekaman circuit closed television ( CCTV), dan keterangan Pije sendiri.

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved