LUHUT BINSAR PANJAITAN KUNKER KE KEPRI
Nilai Investasi PT BAI Tembus 5 Miliar Dollar, Luhut Minta Tenaga Kerja Lokal Bersiap
Ia mengapresiasi terkait dukungan Gubernur Kepri dan Bupati Bintan dalam rangka operasional hingga saat ini.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Nilai investasi PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di KEK Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan mencapai 5 miliar Dollar.
Hal ini terungkap saat Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan berkunjung ke sana.
Luhut juga menginginkan proses pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang cepat diselesaikan.
Ia mengatakan, nilai investasi ini bisa saja terus berkembang.
"Bisa jadi sampai 15 hingga 20 Miliar Dollar. Kami berharap KEK Galang Batang ini dapat beroperasi secepat mungkin," ucapnya, Kamis (2/7/2020).
Ia mengapresiasi terkait dukungan Gubernur Kepri dan Bupati Bintan dalam rangka operasional hingga saat ini.
"Saya juga meminta kepada pengelola PT BAI dan Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemkab Bintan untuk menyiapkan anak-anak lokal bekerja di KEK Galang Batang," tuturnya.
Luhut juga memberitahu, bahwa berbagai macam hasil produksi bakal di produksi di kawasan ini.
Dimana untuk perkembangan sebelumnya akan mulai produksi akhir tahun ini.
Tetapi tertunda sedikit jadi nanti sampai awal tahun depan mereka akan produksi semua ini.
"Jadi jika nanti akan mulai produksi tenaga kerja lokal yang kita butuhkan dan akan kita rekrut nanti sekitar 20 ribu orang pekerja pada tahap pertama," ucapnya.
• Cegah Banjir sat Hujan, Ada Pengerjaan Pelebaran Saluran Air di Toapaya Selatan Bintan
• Perwakilan OKP Temui Sekda Anambas, Bahas Rencana Pembangunan Gedung Pemuda
Sedangkan untuk Tenaga Kerja Asing (TKA) menurutnya masih membutuhkan sekitar 500 orang pada tahap pertama.
"Tapi semua tenaga kerja asing ini nantinya sama dengan Industri di Morowali dan daerah lainya," terangnya.
Luhut juga menegaskan, TKA yang direkrut dan dipekerjakan nanti untuk mengerjakan hal yang belum bisa dikerjakan oleh pekerja lokal sendiri.
Sebab belum ahli dalam bidang tersebut, seperti pembangunan dan pengoperasian mesin-mesin canggih dan tinggi yang akan digunakan di kawasan ini.
"Tetapi seperti pekerjaaan jalan dan gedung, dan sebagainya itu semuanya warga Indonesia," ucapnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kunjungan-luhut-binsar-panjaitan-ke-pt-bai-bintan.jpg)