TRIBUN WIKI
Mengenal Cara Kerja Kemoterapi, Salah Satu Pengobatan Kanker Ganas
Salah satu pengobatan untuk penyakit kanker adalah kemoterapi yakni memasukkan obat-obatan untuk membunuh sel kanker yang ada di dalam tubuh.
Terkadang kemoterapi digunakan untuk mengecilkan tumor sebelum operasi atau radioterapi; ini dinamakan kemoterapi neo-ajuvan.
Sedangkan kemoterapi ajuvan adalah kemoterapi yang diberikan setelah operasi atau radioterapi untuk membersihkan sisa sel kanker.
Dosis obat yang diterima pasien biasanya didasarkan pada luas permukaan tubuh mereka, yang merupakan hasil perhitungan tinggi dan berat badan pasien.
Bagaimana cara kerjanya?
Obat kemoterapi dikelompokkan berdasarkan dampaknya terhadap sel kanker.
Misalnya, beberapa obat menyerang DNA sel, tempat kode generiknya disimpan, dan mencegahnya disalin dan direproduksi oleh sel.
Sebaliknya, obat lain menyerang komponen sel yang disebut mikrotubulus, semacam kerangka yang memungkinkan sel untuk mempertahankan bentuk dan bergerak.
Secara umum, semua obat kemoterapi mampu membunuh sel kanker melalui proses yang disebut apoptosis.
Karena kerusakan hebat yang ditimbulkan obat, sel kanker menyadari ia tidak dapat pulih atau berfungsi dengan baik, sehingga ia mati sendiri.
Meski demikian, sel kanker dapat menjadi kebal dan terus bertumbuh karena ia menemukan cara untuk memulihkan, atau menyiasati, kerusakan yang ditimbulkan obat-obatan.
Mengapa efek sampingnya parah?
Sebagian besar pasien yang menjalani kemoterapi akan mengalami efek samping yang cukup parah.
Misalnya mual dan muntah, kelelahan, kesemutan pada lengan dan kaki mereka, kehilangan pendengaran, rambut rontok, fungsi ginjal dan hati yang buruk, dan makin rentan terkena infeksi.
Efek samping ini timbul karena obat-obatan itu tidak mampu menyeleksi kanker dengan baik.
Mereka menyerang bagian tubuh mana saja yang tumbuh dengan cepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-pengobatan-kemoterapi.jpg)