Selasa, 14 April 2026

Rumah Angker Hebohkan Warga, Perabot Disana Gerak Sendiri, Ada yang Teriak Saat Digelar Doa Bersama

Warga di Kampung Citengkor RT 3/10, Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dihebohkan dengan kejadian di rumah Mak Jujun.

Editor: Eko Setiawan
Tribun Jabar/Ist
10 Ustaz Gelar Doa Usir Makhluk Gaib, Tiba-tiba Seorang Pemuda Kesurupan 2 (istimewa 

"Kami tunggu perkembangannya selama tiga hari dari sekarang apabila masih ada keresahan warga karena makhluk gaib ini, maka kami akan memanggil ahli untuk memindahkan makhluk gaib itu," ujarnya.

Warga yang penasaran adanya makhluk gaib mendatangi rumah Karmin. (TRIBUN JABAR/FERRI AMIRIL MUKMININ)
Warga yang penasaran adanya makhluk gaib mendatangi rumah Karmin. (TRIBUN JABAR/FERRI AMIRIL MUKMININ) ()

"Sambil melihat situasi dan perkembangan. Untuk sementara pemilik rumah sudah kami ungsikan dulu ke tetangganya dan rumahnya untuk sementara dikosongkan dulu." kata Tatang.

Rumah Mak Jujun ini diisi oleh keluarga Karmin.

Keluarga Karmin sudah diungsikan sejak kejadian tersebutu heboh untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan.

Seorang warga, Nahrudin menceritakan kejadian aneh terjadi saat anak dari keluarga Mak Jujun pulang dari perantauan.

Saat pulang ia langsung mengadakan tawasulan syukuran.

"Awal kejadiannya pada malam Sabtu lalu makhluk gaib itu menggerakkan barang perabotan rumah," katanya, Senin (29/6/2020).

Nahrudin awalnya tak percaya dengan kabar tersebut.

Dia lalu datang dan mengaku melihat langsung.

"Ternyata benar adanya, lalu saya memberitahukan kepada warga masyarakat dan setelah warga masyarakat melihat langsung baru pada percaya," katanya.

Bripka Ajah anggota Bhabinkamtibmas Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur mengaku, warga menyaksikan meja yang jatuh di rumah itu.

"Kemarin saya hendak ke balai desa, pas sampai di Kampung Citengkor banyak orang di rumah tersebut, saya tanya ada apa katanya ada setan di rumah ini," ujar Ajah melalui sambungan telepon, Senin (29/6/2020).

Dia mengatakan, pihak aparat akan berusaha mencari orang pintar.

Hal itu dilakukan untuk membantu menenangkan warga.

"Cucu yang punya rumah baru pulang dari Padang, pulang ke sini Jumat kemarin dan menggelar doa bersama tawasulan, katanya setelah doa bersama tersebut mulai ada hal ganjil di rumahnya," katanya.

Melansir Tribun Jabar, sekurangnya 10 orang ustaz dari desa setempat sampai menggelar doa, zikir, dan tawasulan di rumah tersebut.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved