BATAM TERKINI
Warga Dengar Suara Benturan Keras, Laka Tunggal di Depan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batam
Kapolsek Batuaji Kompol Jun Chaidir mengatakan, kejadian tersebut terjadi setelah salat Jumat selesai, Jumat (3/7)
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Diduga sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya, mobil Honda Brio BP 1309 EF menabrak pohon di jalan Brigjen Katamso, Jumat (3/7/2020).
Tepatnya di depan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Tanjunguncang, Batuaji, sekitar pukul 12.40 WIB.
Pengemudi mobil diketahui seorang perempuan. Dia datang dari arah Simpang Base Camp menuju Tanjunguncang, Batuaji, Batam.
Kapolsek Batuaji Kompol Jun Chaidir mengatakan, kejadian tersebut terjadi setelah salat Jumat selesai.
Kebetulan saat itu Jun baru selesai menunaikan salat Jumat di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah.
• Waspada Dampak Buruk Kurang Konsumsi Garam Bagi Tubuh
• Pasien Corona Diduga Kabur, Komisi IV DPRD Batam Minta Gugus Tugas Lanjutkan Pencarian
"Tadi para jemaah sudah bubar, tiba-tiba ada suara benturan keras. Jadi kita melihat ke jalan raya," kata Jun.
Dia menjelaskan, mobil tersebut menabrak pohon yang ada di tengah jalan.
"Tadi pengemudinya wanita, mengalami luka ringan sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD EF)," kata Jun.
Lebih lanjut, Jun belum mengetahui kronologi laka tunggal itu.
"Tadi ada juga yang bilang pengemudinya sedang menggunakan handphone," kata Jun.
Di tempat terpisah, Rega warga lainnya mengatakan, dia melihat mobil tersebut sangat kencang dari arah Simpang Base Camp.
"Tadi kencang mobilnya, langsung masuk ke tengah jalan dan nabrak pohon,"kata Rega.
Dia mengatakan pengemudinya hanya luka ringan.
"Tadi pengemudinya dibawa sama pemilik mobil Avanza ke arah Simpang Base Camp," kata Rega.
Tabrak Pohon di Bintan
Satu unit pikap dengan nomor polisi BP 8461 BY, hilang kendali di Jalan Toapaya Utara, Bintan, Selasa (2/6/2020) siang.
Alhasil, pikap yang mengangkut buah semangka itu menabrak pohon.
Bodi pikap ringsek dan membuat sopir di dalamnya terjepit. Darah terlihat mengalir di bagian wajah sopir.
Setelah diselidiki, penyebab kecelakaan tunggal ini karena sopir mengantuk.
Hal ini disampaikan Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono melalui Kasatlantas Polres Bintan, AKP Roni.
"Pengemudi mobil tersebut mengantuk, sehingga mobil yang dikendarainya keluar jalur dan menabrak pohon yang berada di pinggir jalan," kata Roni.
Roni menuturkan, kejadian itu dari informasi warga sekitar pukul 12.30 WIB, di Jalan Kampung Kangboi KM 40 Kecamatan Toapaya Utara Kabupaten Bintan.

Adapun kronologis kecelakaan, berawal saat pikap yang dikemudikan Buhian (57) dan membawa buah semangka, melaju dari arah Gesek menuju Bintan Buyu.
Sesampainya di daerah Km 40 Topaya, pengemudi pikap mengantuk sehingga mobil yang dikendarainya keluar jalur dan menabrak pohon yang berada di pinggir jalan.
Akibatnya pengemudi mengalami kepala belakang robek, bibir robek dan dada memar. Sedangkan, kondisi kendaraan rusak parah di bagian depan dan kaca mobil pecah.
"Jadi laka tunggal itu dikarenakan pengemudi mengantuk," terangnya.
Roni menambahkan, akibat kejadian itu pemilik pikap mengalami kerugian material sekitar Rp 10 juta.
"Pengemudi sudah dibawa tadi ke Puskesmas Toapaya untuk diberikan pertolongan,"tutupnya.
Terjepit Bodi Ringsek
Sebelumnya diberitakan, satu unit mobil pikap mengalami kecelakaan saat melintas di Km 40 Toapaya Utara, Kabupaten Bintan, Selasa (2/6/2020).
Pikap itu mengangkut buah semangka.
Dari informasi yang didapatkan Tribunbatam di lapangan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, Selasa siang tepatnya di depan Kantor Desa Toapaya Utara.
Pikap yang dikendarai seorang pria yang belum diketahui identitasnya, itu hilang kendali dan menabrak pohon besar di pinggir jalan.
Akibatnya, bagian depan pikap remuk serta kaca depan pikap pecah. Sementara sopir kondisinya terjepit di bagian kabin dalam pikap.
"Kalau kejadiannya tepat di depan kantor Desa Toapaya Utara, dan sudah kami evakuasi ke Puskesmas Toapaya,"terang Kepala Desa Toapaya Utara, Sayet.
• Jelang New Normal di Batam, Wawako Sidak Pelabuhan Sekupang, Porter Masih Abaikan Social Distancing
Sayet menuturkan, kondisi sopir mengalami luka cukup parah karena badannya terjepit di pikap yang ringsek setelah menabrak pohon berukuran besar itu.
"Saya bersama warga sekitar langsung membantu mengevakuasi mobil agar tidak menggangu arus lalu lintas," ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bintan AKP Rony Prasetya menuturkan, terkait kecelakaan pikap, Unit Satlantas Polres Bintan sudah menuju lokasi kejadian memastikan kecelakaan tersebut.
"Kita sudah kerahkan anggota turun ke lokasi kejadian,"tutupnya.
Tabrak Mobil Box
Sebelumnya, kasus kecelakaan juga terjadi di Bintan. Seorang pengendara sepeda motor Karisma X BP2927 BF Hengki mengalami cidera, akibat menabrak mobil box BP 9204 TD dari belakang di Jembatan Kawal, Bintan, Selasa (21/1/2020).
Dalam kejadian itu, pihak kepolisian yang berada di lokasi melarikan korban (pengemudi sepeda motor) ke rumah sakit terdekat.
Sementara sopir mobil box sedang memberikan keterangan di Pos Polisi Gesek kepada pihak kepolisian mengenai insiden tersebut.
Barang bukti sepeda motor dan mobil box juga sudah dibawa ke lokasi.
Salah satu warga yang berada di lokasi kejadian Jumaidi menuturkan, korban sudah dibawa ke rumah sakit. Sebab korban mengalami luka di bagian kepala.
• Kurangi Angka Kecelakaan Lalu Lintas, Satlantas Polres Bintan Razia Sejumlah Kendaraan
• KECELAKAAN DI BINTAN - Truk Tabrak Tiang PJU Depan Stadion Megat Alang Perkasa Bintan
"Tadi dari bagian kepala korban keluar darah, dan sudah dilarikan ke rumah sakit," ucapnya.
Ia menyebutkan, korban diduga membawa sepeda motornya dalam kondisi kencang, sehingga pengendara sepeda motor menabrak bagian belakang mobil box.

"Kalau menurut saya, pengendara sepeda motor membawa sepeda motornya kencang, saat berada di dekat mobil box mungkin hilang kendali atau keseimbangan dan akhirnya menabrak belakang mobil box," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu anggota Satlantas Polres Bintan, Brigadir Andy yang dijumpai Tribunbatam.id di Pos Polisi Gesek membenarkan kejadian itu.
"Ya benar, tadi kejadiannya sekitar pukul 11:00 Wib. Korban juga sudah kita bawa ke RSUP Tanjungpinang," tutupnya.
(tribunbatam.id/Ian Sitanggang/Alfandi Simamora)