TRIBUN WIKI
JANGAN SALAH! Ini Beda Nyeri Asam Urat dengan Rematik
Rasa nyeri yang dialami seseorang kadang menimbulkan kebingungan antara nyeri tanda gejala rematik dan asam urat. Begini cara mengenali keduanya.
Sedangkan, rematik bisa menyebabkan nyeri pada bagian tubuh mana pun, tetapi yang paling sering terjadi pada persendian di tangan, pergelangan tangan, dan kaki.
Tak hanya itu, rematik bisa menyerang beberapa sendi sekaligus dalam satu waktu.
3. Gejala lain
Gejala asam urat selalu disertai dengan bengkak, kemerahan, serta rasa nyeri yang sering muncul.
Gejala rematik juga selalu menimbulkan rasa sakit, tetapi tidak selalu muncul bengkak atau kemerahan pada persendian.
Rasa nyeri sendi akibat rematik bisa berubah-ubah intensitasnya.
Kadang sakit ringan hingga berat. Sedangkan rasa nyeri karena asam urat cenderung sering dan berat.
4. Faktor risiko
Rematik bisa menimpa siapa saja tanpa memandang usia.
Namun, penyakit ini paling sering dialami oleh kelompok lanjut usia (lansia).
Rematik juga lebih banyak diidap oleh wanita dibanding pria.
Sementara itu, kebanyakan pengidap asam urat dilaporkan adalah berjenis kelamin laki-laki dan lebih sering terjadi pada kelompok usia dewasa muda dengan kelebihan berat badan.
Selain kegemukan, berikut ini ragam faktor risiko asam urat:
- Punya riwayat keluarga menderita asam urat
- Konsumsi obat-obatan tertentu, misalnya aspirin dosis rendah, diuretik tiazid, obat imunisuoresan, levodopa, atau niasin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/cara-alami-kurangi-kadar-asam-urat-tubuh_20180421_172215.jpg)