PILGUB KEPRI

Partai Hanura Dukung Isdianto di Pilkada Kepri, Ini Penjelasan Uba Ingan Sigalingging

Surat Tugas dari DPP Hanura itu sebagai bentuk atau dukungan dengan catatan Plt Gubernur Kepri harus menjalankan isi surat tugas yang diberikan.

Pengurus Partai Hanura Kepri sekaligus anggota DPRD Kepri, Uba Ingan Sigalingging angkat bicara soal dukungan Partai Hanura ke Isdianto pada Pilkada Kepri. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kabar dukungan dari Partai Hanura untuk Pelaksana Tugas ( Plt ) Gubernur Kepri untuk Pilkada Kepri kian santer terdengar.

Sejak tahapan Pilkada Serentak kembali dimulai, dinamika soal Pilgub Kepri masih terus bergulir.

Terakhir, nama Soerya Respationo-Iman Sutiawan sudah mendeklarasikan sebagai bakal pasangan calon di Pilgub Kepri 2020.

Nama pasangan ini digadang-gadangkan bakal menjadi lawan berat Isdianto saat Pilkada di Kepri itu.

Pengurus Partai Golkar pun, mulai mengeluarkan sejumlah nama untuk maju pada pesta demokrasi lima tahunan itu.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kepri, Uba Ingan Sigalingging yang dikonfirmasi soal dukungan partainya ke Isdianto angkat bicara.

Menurut Uba, surat tersebut merupakan surat tugas.

Uba menjelaskan surat Tugas yang diberikan DPP Hanura itu sebagai bentuk atau dukungan dengan catatan Plt Gubernur Kepri itu harus menjalankan isi surat tugas yang diberikan Hanura.

"Tapi untuk finalisasi sesuai dengan surat tugas yang diberikan DPP, dimana Beliau harus menjalankan apa yang ditugaskan kemudian baru surat rekomendasi diberikan," sebut Uba kepada TribunBatam.id, Minggu (5/7/2020).

Sedangkan untuk komunikasi politik yang mengarah ke koalisi partai jelang Pilkada Serentak, diakuinya mengamanahkan kepada bakal calon gubernur yang sudah diberikan surat tugas oleh DPP Partai Hanura.

"Untuk komunikasi koalisi belum ada pembicaraan kearah itu, karena yang melakukan komunikasi politik ialah kandidat yang mendapat surat tugas, karena sifatnya yang maju yang melakukan komunikasi," ucapnya.

Sedangkan komunikasi politik ke bakal calon gubernur Selaian Isdianto juga telah dilakukan oleh partai Hanura Kepri

"Untuk komunikasi politik Hanura Kepri ke calon lain untuk saat ini masih normal normal saja. Kita sudah pada tingkat seleksi bakal calon di daerah dan Kuta serahkan kepada DPP dan DPP yang menentukan," jelas Uba.

Dipimpin Danlanal TBK, Tim Gabungan Cari Oknum Anggota TNI dan PNS di THM Karimun

Ramai Isu AHY Masuk Kabinet Presiden Joko Widodo, Begini Tanggapan Wasekjen Demokrat

Partai Hanura Kepri sendiri memiliki 3 kursi di DPRD Provinsi Kepri dari 45 jumlah Kursi yang ada.

Jika Isdianto secara resmi mendapatkan rekomendasi dari Hanura setelah menjalankan surat tugas tersebut, maka Ia harus bekerja keras mencari dukungan partai lain yang memiliki 7 kursi perwakilan di DPRD Provinsi Kepri agar dapat memenuhi persyaratan pengusungan dirinya pada Pilgub Kepri 2020.

Golkar Munculkan Ansar Ahmad dan Isdianto

Peta politik Pilkada serentak, termasuk Pilgub Kepri masih sangat dinamis.

DPD Partai Golkar Kepri mengusulkan nama-nama bakal calon yang bertarung di Pilkada di Kepri.

Nama-nama itu muncul saat rapat pleno DPD Golkar Kepri di Batam, Sabtu (6/6/2020).

Selain konsolidasi, rapat pleno juga menyinggung nama-nama yang akan diajukan dalam pertarungan Pilkada nanti.

Pada Pilkada serentak 9 Desember 2020, beberapa wilayah di Kepri yang menggelar Pilkada adalah Pilwako Batam, Pilgub Kepri, Pilbub Anambas, Pilbub Bintan, Pilbub Karimun, dan Natuna.

Ketua DPD Golkar Kepri, Ahmad Maruf Maulana saat dihubungi mengatakan, sesuai dengan hasil rapat tersebut, ada beberapa nama yang diajukan.

"Kami akan menyambut pesta rakyat ini dengan gembira," ujar Maruf.

Ia menjelaskan, beberapa nama balon kepala daerah yang telah diajukan antara lain, untuk balon Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, Isdianto, Ismeth Abdullah, Huzrin Hood, Taba Iskandar, dan Raja Syahniar Usman.

Munculnya nama Ansar Ahmad dan Isdianto tentu saja menarik perhatian.

Kedua nama itu dimungkinkan akan bersaing dengan jago PDIP Soerya Respationo.

Perlu diketahui Ansar Ahmad merupakan pasangan Soerya Respationo kala maju Pilgub Kepri pada 2015 lalu.

Saat itu, pasangan Soerya Respationo-Ansar Ahmad kalah dari pasangan Muhammad Sani-Nurdin Basirun.

Setelah Muhammad Sani wafat, Nurdin Basirun dilantik menjadi Gubernur Kepri dan pada akhirnya ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus suap reklamasi.

Selanjutnya Isdianto yang menjadi wakil Gubernur Kepri dilantik menjadi Plt Gubernur Kepri.

Isdianto dengan Soerya Respationo sebenarnya sudah mendeklarasikan akan berpasangan di Pilgub Kepri 2020.

Namun keduanya 'cerai' di tengah jalan.

"Untuk balon kepala daerah Kabupaten Bintan, nama yang diusulkan Robby Kurniawan," tambah Maruf.

Lanjutnya, untuk balon di Kabupaten Lingga ada nama M Ishak, Kota Batam ada nama Ruslan Ali Wasyim, Taba Iskandar, Fauzi Bahar. Sementara di Kabupaten Natuna ada nama Hadi Chandra, dan Ngesti Yuni Suprapti.

"Di Kabupaten Karimun bakal calon tunggal adalah Aunur Rafiq (petahana)," beber Maruf.

Terakhir, di Kabupaten Anambas ada nama Fachrizal dan Johari.

Maruf menegaskan nama-nama itu saat ini masih sebatas bakal calon.

Ia mengatakan, siapa jago yang diusung tetap di DPP Partai Golkar di Jakarta yang memutuskannya.

PDIP-Gerindra

Di tubuh PDIP dinamika politik juga terjadi.

Soerya Respationo awalnya akan berpasangan dengan Ketua DPD Gerindra Kepri Syahrul yang juga Wali Kota Tanjungpinang.

Namun Syahrul wafat terkena Covid-19.

Hanya saja komunikasi PDIP-Gerindra tidak putus.

Keseriusan itu ditunjukkan saat pengurus DPD Partai Gerindra Provinsi Kepri berkomunikasi dengan pengurus DPD PDIP Kepri, Selasa (2/6/2020).

Sekretaris DPD Partai Gerindra Kepri, Onward Siahaan mengakui pertemuan pengurus DPD Partai Gerindra Provinsi Kepri dengan pengurus DPD PDIP Kepri sebagai bentuk keseriusan menghadapi Pilgub Kepri mendatang.

Dalam pertemuan tersebut juga terungkap, pendamping Soerya Respationo pada Pilkada Kepri 2020 dari Partai Gerindra adalah Iman Sutiawan.

"Saya sebagai Sekretaris DPD Partai Gerindra Kepri menyerahkan berkas pencalonan sodara Iman Setiawan sebagai Cawagub kepada Ketua DPD PDIP Kepri, Soerya Respationo," sebut Onward Siahaan, Rabu (3/6/2020).

Ia mengungkapkan, selain Partai Gerindra dan PDIP, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal mengusung pasangan Soerya Respationo dan Iman Sutiawan pada Pilgub Kepri 2020.

Dengan bergabungnya Partai Gerindra dengan PDIP dan PKB, maka total 15 kursi dihimpun pada perwakilan di DPRD Provinsi Kepri.

Dimana partai PDI-P kepri memiliki 8 kursi, partai Gerindra 4 kursi dan partai PKB 3 kursi.

"Kami sepakati bersama bahwa PDIP, Gerindra dan PKB akan mengusung pasangan Suryo Respationo - Iman Sutiawan sebagai Pasangan Cagub-cawagub dalam Pilkada Kepri 2020," ujarnya.

Seperti diketahui, Pilkada serentak 2020 dijadwal ulang pada 9 Desember 2020. Sejumlah tahapan yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, kembali berjalan pada Juni 2020 ini.

Selain jago Golkar, PDIP, Gerindra masih ada partai-partai lain seperti Nasdem, PKS, dan lainnya yang masih berpeluang mengusung jagonya.

Bagaimana peta politik Pilgub Kepri dan Pilwako Batam? Patut ditunggu perkembangannya.(TribunBatam.id/Alamudin)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved