PILKADA KARIMUN
Dukung Petahana di Pilkada Karimun, DPC PDIP Tunggu Keputusan Resmi DPP, 'Dukungan Sudah 80 Persen'
DPD PDIP Provinsi Kepulauan Riau masih akan melanjutkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP tentang dukungannya ke petahana.
Anggota DPRD Kabupaten Karimun ini mengatakan, DPD Partai Golkar hanya mengusulkan satu nama untuk calon Bupati Karimun, yakni Aunur Rafiq.
Saat ini, pihaknya masih menunggu surat resmi dari DPP Partai Golkar yang menurutnya masih dalam proses.
"Kemungkinan (dukungan langsung) masih dalam proses di internal mereka masing-masing," ucapnya.
DPC Partai Demokrat Dukung Aunur Rafiq-Anwar Hasyim
Dukungan bagi bakal calon Kepala Daerah dalam Pilkada Karimun mulai mengerucut.
Sejumlah partai politik menyatakan dukungannya bagi bakal-bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karimun periode 2021-2024.
Seperti pernyataan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Karimun.
Ketua DPC Demokrat Karimun, Iwan Kusuma mengatakan pihaknya telah mengambil sikap dalam mengusung bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun melalui peraturan partai.
"Berdasarkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak dan juknis) yang dikeluarkan oleh DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Demokrat, kami telah menjaring bakal calon Kepala Deaerah. Dalam penjaringan ada yang mengambil formulir dan ada yang mengembalikan," katanya, Senin (6/7/2020).
Iwan mengungkapkan, kandidat yang dipilih ditentukan berdasarkan rapat pleno di DPC.
Melalui rapat pleno, dipilihlah kandidat yang dirasa melakukan komunikasi yang intens dengan Partai Demokrat.
Iwan menyampaikan, DPC Partai Demokrat Kabupaten Karimun memilih mengusung petahana Bupati Karimun, Aunur Rafiq dan petahanan Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim.
"Calon Kepala Daerah yang intens melakukan komunikasi itu adalah petahana. Sampai saat ini Partai Demokrat belum ada menemukan bakal calon lain selain petahana," sebut Iwan.
Hasil dari rapat pleno tersebut disampaikan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan dilanjutkan ke DPP Partai Demokrat.
Selain itu kandidat yang akan diusung juga harus melaporkan diri ke DPP Demokrat di Jakarta untuk menyampaikan visi dan misinya.