BATAM TERKINI

Paling Mahal Rp 150 Ribu, Warga Batam Minta Aturan Baru Biaya Rapid Test Segera Diterapkan

Warga Batam berharap surat edaran itu secepatnya disampaikan kepada semua rumah sakit dan klinik penyedia rapid test.

TRIBUNBATAM.id/HENING SEKAR UTAMI
ilustrasi pengambilan sampel rapid test. Warga Batam berharap agar aturan baru terkait biaya rapid test segera diterapkan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah warga Batam menyambut positif surat edaran yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait besaran tarif rapid test.

Dalam surat edaran itu ditegaskan, batasan tarif tertinggi untuk pemeriksaan rapid test antibodi adalah Rp 150.000.

Warga berharap surat edaran itu secepatnya disampaikan kepada semua rumah sakit dan klinik penyedia rapid test.

"Saya juga baru lihat kemarin di berita nasional," kata Alvi Suhendra, warga Sagulung, Rabu (8/7/2020).

Alvi mengatakan selama ini biaya rapid test sangat menyiksa warga.

Jangan Lewatkan, Astra Daihatsu Batam Pesta Promo Sabtu (11/7) Ini, Ada Tambahan Diskon

Beli Minuman Signature Chocolate di Starbucks Batam, Gratis 1 Minuman Berukuran Besar

Pasalnya biayanya lebih mahal dari ongkos yang harus dikeluarkan.

"Kebetulan saya baru menemani anggota keluarga yang mau pulang kampung, satu minggu lalu," kata Alvi.

Dia mengatakan keluarga hendak pulang ke Samosir karena orangtuanya sakit.

"Jadi kami mengurus surat rapid test. Awalnya kami tanya di Rumah sakit, biayanya sangat mahal Rp 400 ribu. Untung ada kawan yang kasih tahu, di Sagulung ada klinik yang menyediakan rapid test harganya Rp 280 ribu," kata Alvi.

Dia mengatakan saat ini warga yang hendak pulang rata-rata karena ada keperluan.

Halaman
123
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved