Kamis, 7 Mei 2026

PERAMPOKAN DI MITRA RAYA

PERAMPOKAN DI BATAM - Dihantam Linggis Oleh Perampok, Kepala Bos Minimarket Dapat 35 Jahitan 

Candy (28), bos minimarket mengalami luka serius di bagian kepala sehingga mendapat 35 jahitan di kepala. Korban dirampok usai pulang dari bekerja.

Tayang: | Diperbarui:
ISTIMEWA
Mobil korban berlumuran darah korban perampokan di Mitra Raya Batam, Rabu (8/7/2020). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Akibat perampokan sadis yang dialami di depan rumahnya di Perumahan Mitra Raya, Batam, Candy (28), bos minimarket harus mendapat luka serius di bagian kepala.

Bahkan, Candy sampai harus dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros Batam untuk mendapat perawatan intensif.

"Suami saya mendapat 35 jahitan di kepala. Dan kondisinya sekarang masih pusing," ujar istri korban saat ditemui Tribun Batam di Perumahan Mitra Raya, Rabu (8/7/2020).

Kata istri korban, terdapat 3 (tiga) goresan di kepala Candy akibat dipukul pelaku menggunakan besi.

Menurut saksi mata kejadian, saat itu, Candy baru saja pulang dari Best Minimarket miliknya.

Dia mengendarai mobil Toyota Avanza warna putih dengan plat bernomor BP 1151 HG.

PERAMPOKAN DI BATAM - Usai Gasak Uang Bos Minimarket, 2 Pelaku Kabur Tinggalkan Motor Mereka  

PERAMPOKAN DI BATAM - Tetangga Saksikan Bos Minimarket Dihantam Linggis oleh Perampok

Setelah memarkirkan mobilnya, Candy diketahui turun sambil membawa tas sandang berisi uang sekira Rp 6 juta.

"Saat itu kepala korban langsung dipukul berkali-kali pakai besi oleh pelaku," ujar saksi mata bernama Toni (30) kepada TRIBUNBATAM.id.

Melihat itu, Toni tak tinggal diam. Dia langsung berteriak maling dan berusaha menolong Candy.

Mendengar kegaduhan, warga sekitar ikut berhamburan ke luar.

Hal ini membuat dua pelaku panik dan kabur.

Diduga, pelaku kabur menuju jalan lurus rumah Candy dan melompati pagar pembatas perumahan.

"Korban sempat mempertahankan tasnya dalam keadaan kepala terluka dan berdarah," tambah Toni. 

Motor Pelaku Tertinggal di Lokasi

Candy Mudyta, bos Best Minimarket Sei Panas Batam menjadi korban perampokan sadis Selasa (7/7/2020) sekitar pukul 22.30 WIB di Perumahan Mitra Raya, Kecamatan Batam Kota.

Aksi kejahatan itu terjadi saat korban pulang jualan di Minimarket miliknya yang berada Sei Panas, Batam Center, Batam, Kepri.

Menurut Ali Saddam sumber TRIBUNBATAM.id, pelaku yang diduga berjumlah dua orang itu merebut paksa tas tenteng milik Candy setiba di TKP

"Dan informasinya, ada uang enam juta rupiah lah. Pecahan lima puluh ribuan, seratus ribu dan juga uang-uang kecil. Kami dengarnya juga baru pagi tadi," kata Ali, Rabu (8/7/2020).

Menurut penuturan Ali, saat beraksi pelaku membawa besi panjang.

Begitu Candy menepi pelaku langsung melakukan aksi.

 WARGA Batam Bisa Belanja Sayur Murah Langsung dari Petani Lokal, Pakai Aplikasi Bakulan

Uang di dalam tas berhasil dibawa kabur.

Namun, Honda merek Sonic bernopol BP 2294 AH yang diduga milik pelaku tertinggal di lokasi.

"Tadi polisi menemukan juga besi sekitar setengah meter itu. Mungkin si Candy berteriak makanya lari mereka ke lorong-lorong perumahan itu. Oh iya, ada juga baju seragam transportasi online gitu," tuturnya.

Kapolsek Batam Kota AKP Restia Guchy Oktane melalui Kanit Reskrim Iptu Marganda Pandapotan menuturkan, begitu mendengar laporan masyarakat langsung turun.

Pihaknya sudah memintai keterangan beberapa saksi.

Ia mengatakan, tim juga sedang berjibaku melakukan pengejaran kepada pelaku.

"Penyisiran kami lakukan sejak pelaku diketahui kabur hingga dini hari tadi. Sampai sekarang juga anggota juga masih di lapangan menyelidiki kasus ini,” kata dia.

Hingga berita ini dimuat, Tribun belum dapat menemui korban Candy.

Begini Kesaksian Tetangga Korban

Sementara itu, menurut saksi mata, Toni (30), korban merupakan seorang bos sebuah minimarket di sekitar Sei Panas, Batam.

"Perampoknya dua orang. Begitu korban turun dari mobil kepalanya langsung dipukul pakai besi. Mereka mau rampas tas korban," kata Toni menjelaskan peristiwa ini kepada TRIBUNBATAM.id.

Saat peristiwa berlangsung, Toni mengaku sedang duduk di depan teras rumah miliknya.

Jaraknya hanya sekira 20 meter dari rumah korban.

 DAFTAR Riwayat Kontak 5 Pasien Baru Covid-19 di Batam, Pasien dari Bengkong Bertambah 2 Orang

Dijelaskannya, perampok sendiri berjumlah 2 (dua) orang.

Keduanya datang mengendarai sepeda motor Honda Sonic dan memakai helm serta masker untuk menutupi wajah.

"Sekitar jam 22.45 WIB kejadiannya. Korban baru pulang dari minimarket. Setelah parkir mobil, korban langsung dipepet dan sempat terjadi tarik menarik," tambahnya.

Akibat peristiwa ini, korban pun harus dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros Batam

Sebelumnya diberitakan, perampokan sadis terjadi di Perumahan Mitra Raya Batam Centre, Selasa (7/7/2020) malam.

Peristiwa itu dialami oleh seorang pria bernama Candy Mudyta (28).

Diketahui, malam itu korban baru sampai di rumah dari tempat usahanya.

Dari pengakuan korban kepada Polisi, ketika baru turun dari mobil, pelaku yang berjumlah dua orang mendekati korban lalu memukul kepala korban pakai linggis.

 TAKUT Dibunuh, Begini Cara Korban Berhasil Lolos dari Percobaan Pemerkosaan di SMAN 1 Batam

Akibatnya kepala korban bocor lalu terkapar di samping mobil dengan kepala berlumuran darah.

Dari hasil kejahatan itu, pelaku berhasil membawa kabur tas korban yang berisi uang tunai sekitar Rp 6,5 juta.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan membenarkan adanya kejadian perampokan sadis itu.

"Pelakunya ada dua orang, memang saat beraksi pelaku menggunakan linggis. Sejauh ini kita masih melakukan penyelidikan," sebutnya.

Perampokan sadis tersebut dikatakan Andri terjadi di kawasan Perumahan Mitra Raya Blok D No 22 Kel Teluk Kering, Batam Kota. (TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nurfadillah/Leo Halawa/Eko Setiawan)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved