BATAM TERKINI

2 Pedagang Positif Corona, Omset Pedagang di Pasar Fanindo Batam Langsung Turun Drastis

Al mengatakan, tiga hari belakangan semenjak tim gugus melakukan pemeriksaan pedagang di Pasar Fanindo, membuat dagangangnya sepi.

TRIBUNBATAM.id/IAN SITANGGANG
Suasana pasar Fanindo, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Batam, Selasa (14/7/2020) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pedagang di Pasar Fanindo mempertanyakan kebijakan Tim gugus covid-19 yang hanya melakukan pemeriksaan di Pasar Fanindo Batuaji Batam.

Sementara pasar lain di Batuaji tidak dilakukan pemeriksaan.

Pasar Fanindo merupakan salah satu pasar yang sangat ramai pengunjungnya di Batuaji.

Namun Pasar Aviari, Pasar Perumnas Sagulung dan Pasar SP Plaza tidak kalah ramainya dengan Pasar Fanindo.

"Jadi seharusnya semua pasar di Batuaji dan Sagulung dilakukan pemeriksaan," kata Al, Selasa (14/7/2020).

Al, seorang merupakan pedagang di pasar di Batuaji mengatakan dirinya memiliki kios di beberapa pasar di Batuaji.

''Jadi empat pasar besar di Batuaji dan Sagulung itu saling berhubungan. Contohnya saya kios saya ada di Aviari, kios saya ada di Fanindo, Sagulung saya masukkan ayam juga begitu juga dengan SP Plaza, jadi seharusnya semua pasar di Batuaji dan Sagulung harus diperiksa," kata Al.

SEJAK Ada 2 Pedagang Positif Covid-19, Kini Pasar Fanindo Batam Sepi, Pedagang: Kita Jadi Korban 

Al mengatakan, tiga hari belakangan semenjak tim gugus melakukan pemeriksaan pedagang di Pasar Fanindo, membuat dagangangnya sepi.

"Saya rugi jutan rupiah tiga hari belakangan ini," kata Al.

Al menjelaskan, di Pasar Fanindo dirinya memiliki dua kios biasanya satu kios dirinya bisa menghasilkan omset Rp 12 juta dan kios yang satu lagi Rp 7 juta per hari.

"Tapi tiga hari belakangan ini, dua kios saya ini hanya bisa menghasilkan omset sebesar Rp 9 juta per hari," kata Al.

Kios yang biasanya beromset Rp 12 juta hanya bisa mendapatkan Rp 6 juta per hari, dan kios yang satu lagi yang biasanya beromset Rp 7 juta hanya bisa menghasilkan Rp 3 juta.

"Jadi saya sangat rugi besar,"kata Al.

Dia mengatakan di pasar lain di Batuaji juga mengalami hal yang sama.

"Jadi semenjak adanya pedagang di pasar Fanindo terpapar covid-19, kita pedagang ini yang jadi korban. Masyarakat khawatir datang ke pasar," kata Al.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved