Kamis, 4 Juni 2026

PILKADA KARIMUN

Berlaku Hari Ini, Ini Link KPU Cek WNI Terdaftar Sebagai Pemilih di Pilkada Serentak

Data yang ada di dalam situs itu, merupakan data yang diperoleh dari Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).

Tayang:
RACHTA YAHYA
Suasana pemungutan suara ulang di TPS 30, Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun. Warga kini bisa mengecek sendiri apakah namanya terdata sebagai pemilih pada Pilkada serentak 9 Desember 2020. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Warga Negara Indonesia (WNI) kini bisa mengecek apakah namanya terdaftar sebagai pemilih pada Pilkada Serentak.

Melalui www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id, setiap WNI bisa memeriksa apakah dirinya sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Komisioner Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kabupaten Karimun Ahmad Sulton mengatakan, situs milik KPU RI tersebut mulai dapat diakses sejak Rabu (15/7/2020).

Data yang ada di dalam situs itu, merupakan data yang diperoleh dari Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).

"Ini berlaku nasional. Bisa diakses jam 10.00 WIB hari ini," kata Sulton.

Sulton menyebutkan apabila belum menemukan data diri sebagai pemilih di dalam situs tersebut maka segera melapor ke KPU di daerahnya.

Diketahui Kabupaten Karimun akan turut melaksanakan Pilkada Karimun pada 9 Desember 2020 ini.

"Bisa langsung ke KPU, PPK atau PPS setempat," ujarnya.

Pantauan TribunBatam.id, link untuk mengecek pendaftar pemilih sulit untuk diakses. 

Rapid Test 1.041 Penyelenggara Pilkada Karimun

Dana hibah yang diterima KPU Karimun sebesar Rp 1,6 Miliar bakal digunakan untuk pelaksanaan rapid test Covid-19.

Alokasi dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), nantinya akan merapid test 1.041 penyelenggara Pemilu di Kabupaten Karimun.

Sebagai tahap awal, pelaksanan rapid test akan dilakukan kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Kabupaten Karimun.

Cocok Untuk Selfie, Berikut Empat Spot Menarik di Tanjungpinang

Anggota Polsek Balai Karimun Datangi 5 Gudang Sembako, Cek Stok dan Harga Jelang Idul Adha

Ini penting untuk memastikan mereka terbebas dari virus Corona.

Terdapat 557 petugas PPDP untuk memverifikasi data pemilih untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilbup Karimun 2020 ini.

Seperti diketahui, tahapan Pilkada Karimun telah memasuki masa pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

Sesuai aturan, satu PPDP akan ditempatkan pada satu Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Test rapid ini sudah dianggarkan dalam anggaran pengadaan APD yang kita terima dari Pemerintah Pusat. Seluruh petugas penyelenggara Pemilu akan menjalani rapid test ini. Untuk tahap awal PPDP dulu. Intinya kami memastikan semua petugas penyelenggara Pemilu bebas Covid-19," harapnya," ucap Ketua KPU Karimun, Eko Purwandoko, Kamis (9/7/2020).

Eko menyebutkan, apabila nantinya ada ditemukan petugas coklit reaktif virus Corona, pihaknya akan langsung mengantinya dengan orang lain.

"Sebelum tanggal 15 ini, petugas-petugas itu harus sudah test rapid. Kami sudah berkoordinasi bersama Tim Gugus Tugas," kata Ketua KPU Karimun, Eko Purwandoko, Kamis (9/7/2020).

Untuk pelaksanaannya, lanjut Eko kemungkinan akan dilakukan di puskesmas-puskesmas yang tersebar di Kabupaten Karimun.

Selain petugas Coklit kata Eko, Test Rapid juga dianggarkan kepada seluruh penyelenggara pemilu dari tingkat PPS hingga kepada KPU Kabupaten.

Tambah Jumlah TPS

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan digelar pada Desember 2020.

Kabupaten Karimun dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi daerah yang akan ikut melaksanakannya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun menargetkan jumlah partisipasi pemilih sekitar 77,5 persen.

Target ini juga berdasarkan target persentase partisipasi pemilih pada ajang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun lalu yakni, sekitar 78 persen.

Peluncuran maskot Pilkada di Panggung Puteri Kuning, Coastal Area, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri Sabtu malam kemarin. KPU Kabupaten Karimun menerima dana Rp 16,498 miliar untuk pelaksanaan Pilkada 2020.
Peluncuran maskot Pilkada di Panggung Puteri Kuning, Coastal Area, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri Sabtu malam kemarin. KPU Kabupaten Karimun menerima dana Rp 16,498 miliar untuk pelaksanaan Pilkada 2020. (tribunbatam.id/istimewa)

Ketua KPU Kabupaten Karimun, Eko Purwandoko mengatakan target tersebut menjadi tantangan tersendiri pihaknya sebagai penyelenggara pemilu.

"Target ini juga jadi tantangan bagi kami," kata, Eko usai kegiatan sosialisasi pelaksanaan tahapan pemilu 2020 di Hotel Aston Karimun, Selasa (23/6/2020).

Meski begitu, Eko merasa optimis target yang telah dibuat itu dapat tercapai. Meskipun penyelenggaraan tahapan-tahapan Pilkada dilaksanakan di saat harus berdampingan dengan wabah Covid-19.

"Ya jangan pesimis. Kita optimis target 77 persen itu bisa terpenuhi," ujarnya.

Kepada masyarakat, ia juga mengingatkan partisipasi pemilih akan menentukan nasib kemajuan daerah kedepannya.

"Hak pilihnya itu bisa menentukan masa depan Karimun," pesan Eko.

Untuk pemutakhiran data pemilih, lanjut Eko, akan dilaksanakan secara konvensional. Petugas akan mendatangi rumah-rumah warga.

"Nanti juga akan dilakukan sesuai protokol kesehatan," tambahnya.

Dalam pelaksanaannya nanti, KPU Karimun juga menambah sebanyak 102 jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal ini bertujuan mencegah banyaknya orang berkumpul pada hari pencoblosan.

"Jadi jumlah TPS dari 455 sekarang menjadi 557. Di masing-masing nanti ada 4 bilik suara," sebut Eko.(TribunBatam.id/Elhadif Putra)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved