Rabu, 3 Juni 2026

China Laporkan Ekonomi Kuartal II Tumbuh 3,2 Persen Usai Buka Lockdown, Ini Penjelasannya

PDB China diketahui meningkat hingga 3,2 persen pada kuartal II tahun ini, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Ini penyebabnya.

Tayang:
Biro pers setpres
Presiden Jokowi dan Presiden China Xi Jinping bersalaman. Pemerintah China sebut skonomi kuartal II tumbuh 3,2 Persen. 

TRIBUNBATAM.id, BEIJING - Dihantam wabah virus CoronaChina melaporkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).

PDB China diketahui meningkat hingga 3,2 persen pada kuartal II tahun ini,  jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Lantas apa penyebabnya?

Dikutip dari CNBC, Kamis (16/7/2020) angka tersebut lebih tinggi dari proyeksi analis dan merupakan lonjakan dari realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I tahun ini yang mengalami kontraksi.

Pertumbuhan terjadi lantaran lockdown atau isolasi wilayah secara total yang sebelumnya sempat diberlakukan di China untuk mencegah persebaran Covid-19 mulai diperlonggar, serta pemerintah mulai menggelontorkan stimulus untuk menggerakkan perekonomian.

Pada kuartal I tahun ini, perekonomian China terkontraksi atau menyusut hingga 6,8 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Korea Utara Salahkan Komentar Amerika Serikat Soal Laut China Selatan, Gabung ke Kubu China?

Realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I itu merupakan tekanan terdalam yang pernah di alami China sejak 1992.

Keterangan resmi pemerintah China mengenai kinerja perekonomian merupakan salah satu indikator kesehatan ekonomi negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia itu.

Namun demikian, banyak ahli di luar China yang telah menunjukkan ketidakpercayaan terhadap angka-angka yang dihasilkan oleh pemerintah Tirai Bambu tersebut.

"Secara umum, perekonomian nasional telah mampu mengatasi dampak buruk dari pandemi pada paruh pertama secara bertahap, serta menunjukkan momentum pertumbuhan serta pemulihan secara bertahap, dan lebih jauh akan melanjutkan ketahanan dan kesehatan pembangunan," jelas Biro Statistik Nasional China dalam keterangan tertulisnya.

Pemerintah China mengaku telah memberlakukan berbagai upaya untuk mendorong perekonomian, termasuk belanja fiskal dan memangkas bunga kredit serta persyaratan cadangan yang harus dimiliki perbankan.

Otoritas China Temukan Covid-19 Pada Kemasan Makanan, Manajemen Keamanan Belum Ideal

Otoritas China mengumumkan adanya penemuan virus Corona atau Covid-19 pada kemasan makanan.

Kemasan makanan tersebut merupakan produk udang beku yang diimpor dari Ekuador beberapa waktu lalu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved