BATAM TERKINI
KELAK Akan Bernilai Sejarah, Penanganan Covid-19 di Batam Bakal Diarsipkan
Tjahjo Kumolo menyatakan pentingnya pengelolaan arsip, terutama yang berkaitan dengan penanganan Covid-19, sebab setiap arsip akan bernilai sejarah.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sebagai wujud akuntabilitas kinerja dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, Pemerintah Kota (Pemko) Batam berupaya mengarsipkan semua bentuk penanganan Covid-19.
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, pengarsipan ini dilakukan sebagai langkah menjamin ketersediaan arsip untuk generasi yang akan datang.
Upaya ini sesuai berdasarkan surat edaran dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) tentang Penyelamatan Arsip Penanganan Covid-19 dalam Mendukung Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
"Sesuai edaran ini, kita arsipkan semua sebagai bahan atau dokumentasi karena ini juga menjadi kekayaan intelektual bagi generasi baru nantinya," ujar Jefridin. Hal ini diungkapkannya seusai zoom meeting bersama Menpan RB Tjahjo Kumolo, Kamis (16/7/2020).
Tjahjo Kumolo sendiri, dalam kesempatan itu menyatakan pentingnya pengelolaan arsip, terutama yang berkaitan dengan penanganan Covid-19, sebab setiap arsip dapat bernilai guna dalam konteks kesejarahan.
• BARU Beberapa Jam Berlayar, Kapal Ro-Ro Batam ke Dabo Singkep Balik Lagi ke Batam, Ini Sebabnya
"Arsip menjadi bukti otentik dalam pelaksanaan kegiatan pemerintah. Saya menegaskan kembali bahwa penting melakukan pengelolaan arsip dengan baik, dan sekarang sudah mulai ditata dengan detil arsip nasional," ungkap Tjahjo.
Pengarsipan yang terorganisir akan membuat penelusuran informasi semakin mudah dan terjaga. Selain itu, pencipta arsip juga bisa menjadi panduan bagi Kementerian, lembaga, atau pun instansi untuk melaksanakan tahapan penyelamatan arsip penanganan Covid-19. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/17072020zoom-meeting-daerah-batam.jpg)