Jumat, 1 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Sebabkan Ruam dan Rasa Gatal, Kenali Jenis dan Gejala Penyakit Dermatitis Kontak

Dermatitis Kontak merupakan satu jenis penyakit kulit yang ditandai dengan adanya ruam kemerahan di kulit dan bersifat gatal.

Tayang:
halodoc via Tribunnewswiki.com
ilustrasi kulit yang terkena infeksi tinea corporis yang termasuk salah satu penyakit dermatitis kontak 

TRIBUNBATAM.id - Dermatitis Kontak merupakan satu jenis penyakit kulit yang ditandai dengan adanya ruam kemerahan di kulit dan bersifat gatal.

Penyakit tersebut timbul akibat iritasi setelah kontak langsung dengan zat tertentu, atau akibat reaksi alergi terhadap zat tertentu.

Dermatitis kontak terbagi menjadi dua jenis, yaitu dermatitis kontak alergi dan dermatitis kontak iritan. 

Ruam yang muncul akibat peradangan ini tidak menular atau berbahaya, tapi bisa menyebabkan rasa tidak nyaman bagi penderita.

Agar pengobatan bisa berjalan secara efektif, penderita harus mengidentifikasi dan menghindari penyebab munculnya dermatitis kontak pada kulit mereka.

Ruam biasanya dapat hilang dalam waktu dua hingga empat minggu.

Penyebab terjadinya dermatitis kontak dibagi menjadi 2 yakni:

Dua jenis dermatitis kontak yang dibedakan berdasarkan reaksi kulit terhadap zat penyebab dermatitis, yaitu:

1. Dermatitis kontak iritan

Terjadi kontak langsung lapisan luar kulit dengan zat tertentu, sehingga merusak lapisan pelindung kulit.

Jenis dermatitis inilah yang lebih banyak terjadi.

Beberapa zat yang dapat memicu dermatitis kontak iritasi adalah sabun, detergen, sampo, cairan pemutih, zat yang berada di udara (misalnya serbuk gergaji atau serbuk wol), tumbuhan, pupuk, pestisida, asam, alkali, minyak mesin, parfum, dan bahan pengawet.

2. Dermatitis kontak alergi

Muncul saat kulit bersentuhan dengan zat alergen yang memicu sistem kekebalan tubuh bereaksi, menyebabkan kulit gatal dan meradang.

Zat alergen yang sering memicu reaksi alergi pada kulit di antaranya adalah obat-obatan (misalnya krim antibiotik), zat yang ada di udara (misalnya serbuk sari), tanaman, bahan logam dalam perhiasan, karet ), dan bahan kosmetik (misalnya cat kuku dan pewarna rambut).

Gejala

Gejala dermatitis kontak muncul pada bagian tubuh yang melakukan kontak langsung dengan zat yang memicu reaksi pada kulit.

Gejala tersebut dapat muncul dalam waktu beberapa menit hingga beberapa jam setelah kontak terjadi.

Gejala umum dermatitis kontak pada kulit penderita adalah:

- Ruam kulit kemerahan

- Gatal yang dapat terasa parah

- Kering

- Pembengkakan

- Kulit kering atau bersisik

- Kulit lecet atau melepuh (gatal berair)

- Menebal

- Pecah-pecah

Terasa sakit saat disentuh atau muncul rasa nyeri

Pengobatan

Pencegahan dan pengobatan dermatitis kontak dapat dilakuka dengan cara:

- Menghindari paparan zat yang menjadi penyebab iritasi atau alergi di kulit

- Berhenti menggunakan produk yang mengandung zat pemicu iritasi atau alergi

- Menggunakan pelembap kulit

- Mengompres area dermatitis kontak dengan kompres dingin

- Menghindari garukan pada area kulit yang mengalami dermatitis kontak

- Melindungi tangan dengan menggunakan sarung tangan jika diperlukan

- Mengkonsumsi obat-obatan kortikosteroid, baik dalam bentu salep maupun tablet

- Terapi imunosupresan, yaitu pemberian obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh, untuk mengurangi peradangan

- Fototerapi, Tindakan medis ini dilakukan dengan menggunakan paparan sinar UV untuk membantu mengembalikan tampilan kulit yang terkena dermatitis kontak.

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul 'Penyakit Dermatitis Kontak'.

Sumber: TribunnewsWiki
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved