Sabtu, 2 Mei 2026

Siswa Titipannya Gagal Diterima, Pak Lurah Ngamuk dan Datangi Kepala Sekolah SMA

Hanya karena siswa titipannya tidak lolos masuk SMA pilihan, seorang lurah di Tangerang Selatan marah-marah kepada kepala sekolah yang bersangkutan.

Tayang:
Dokumentasi Polsek Pamulang
Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto di ruang kepala sekolah SMAN 3 Tangerang Selatan, Jumat (10/7/2020) 

TRIBUNBATAM.id - Hanya karena siswa titipannya tidak lolos masuk SMA pilihan, seorang lurah di Tangerang Selatan marah-marah kepada kepala sekolah yang bersangkutan.

Lurah Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan, Saidun, mengamuk hingga menendang toples di ruangan Kepala Sekolah SMAN 3 Tangerang Selatan.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (10/7/2020) lalu.

Dikutip Tribunnews dari Tribun Jakarta, Aan berkata pada Saidun, tiga siswa titipan Lurah Benda Baru ini masih berstatus cadangan.

Hal ini disampaikan Aan karena Saidun memaksanya menerima dua calon siswa titipan.

 

Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto di ruang kepala sekolah SMAN 3 Tangerang Selatan, Jumat (10/7/2020).
Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto di ruang kepala sekolah SMAN 3 Tangerang Selatan, Jumat (10/7/2020). (Dokumentasi Polsek Pamulang)

"Terlapor datang dan masuk ke ruangan kerja kepala sekolah SMAN 3 Tangsel, yang pada saat itu terlapor masuk ke dalam ruangan kepala sekolah SMAN 3 Tangsel," terang Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanti, pada Kamis (16/7/2020).

"Pada saat itu pelapor menjawab dengan jawaban sebelumnya ada tiga calon siswa baru mengatasnamakan Lurah Benda Baru masih berstatus cadangan," imbuh dia.

Kesal mendengar jawaban Aan, Saidun pun lantas menendang toples yang ada di atas meja ruangan kepala sekolah.

Saidun kemudian pergi begitu saja meninggalkan ruangan, sementara toples beling yang ditendangnya berserakan di lantai.

Terkait hal ini, Aan Sri Analiah membenarkan ada siswa titipan dari Saidun agar masuk SMAN 3 Tangsel.

"Ya benar ada titipan karena ada warganya yang minta dibantu. Lima orang," ungkap Aan, Jumat (17/7/2020), dilansir Tribun Jakarta.

Aan pun menjelaskan, siswa titipan tersebut tak lolos karena pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah berakhir.

Proses PPDB di SMAN 3 Tangsel sendiri sudah memasuki tahap daftar ulang.

Tapi, mendengar hal itu, Saidun merasa tak terima.

"Itu kan masalahnya PPDB, mungkin Pak Lurah juga dapat mendapatkan tekanan dari mana-mana agar bisa mengusahakan masyarakatnya atau siapa untuk bisa masuk di SMAN 3."

 

Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 3 Tangerang Selatan (Tangsel), Aan Sri Analiyah, di depan sekolah yang berlokasi di Jalan Benda Timur XI A, Benda Baru, Pamulang, Tangsel, Jumat (17/7/2020).
Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 3 Tangerang Selatan (Tangsel), Aan Sri Analiyah, di depan sekolah yang berlokasi di Jalan Benda Timur XI A, Benda Baru, Pamulang, Tangsel, Jumat (17/7/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)
Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved