Viral Cuitan di Twitter soal Obrolan Terdengar Biasa tapi Bisa Menyakitkan Hati, Ini Jawab Psikolog

Unggahan tersebut telah di-retweet sebanyak 20,9 ribu kali dan 25,2 ribu kali disukai.

Twitter/mommy_elzar
Viral cuitan soal pembicaraan biasa tapi bisa berbahaya 

Mengenai pembicaraan gaji yang sebenarnya terdengar biasa itu, ternyata menjadi hal yang sensitif.

Dirinya kembali menegaskan, pembicaraan sensitif tersebut hingga kini masih terjadi di masyarakat.

"Gaji ini sebenarnya hal yang sensitif, sebaiknya tidak diumbar."

"Sebenarnya faktanya seperti itu dalam masyarakat, terutama sektor informal," kata psikolog yang berkantor di Bintaro, Jakarta Selatan itu.

ilustrasi sedih karena dihina
ilustrasi sedih karena dihina (pixabay.com)

Adib berujar, karyawan toko juga mempunyai kesempatan untuk menjadi pengusaha sukses.

Tentunya hal tersebut terjadi apabila dilakukan dengan keinginan untuk belajar.

"Sebenarnya orang kalau kerja di toko, kalau orangnya semangat tapi gajinya kecil, kalau belajar suatu saat dia bisa punya toko."

"Jadi hinaan orang itu bisa bikin down, bisa bikin motivasi juga," terang psikolog di www.praktekpsikolog.com ini.

Ia pun menyarankan agar menjadikan hinaan yang diterima sebagai motivasi.

"Ada orang yang dihina akhirnya down dan tidak kerja. Begitu jadi pengangguran terus jadi gangguan mental, itu bisa juga," imbuhnya.

"Disarankan orang yang dihina itu jadi cambuk untuk maju, jangan malah down."

"Kan kita enggak tahu 10 tahun yang akan datang gajinya lebih tinggi daripada yang menghina," pungkas psikolog yang juga berpraktik di Klinik Terapi Anak dan Dewasa YPPI tersebut.

 

(Tribunnews.com/Nuryanti)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Cuitan soal Obrolan yang Terdengar Biasa tapi Bisa Menyakitkan Hati, Begini Tanggapan Psikolog

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved