TRIBUN WIKI
Mengenal Jenis dan Gejala Diabetes Melitus, Siapa Saja yang Berisiko?
Diabetes melitus adalah gangguan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia, atau peningkatan kadar glukosa di dalam darah.
Jenis diabetes kehamilan (gestasional) terjadi akibat resistensi insulin atau aksi kerja insulin meningkat saat kehamilan.
Peningkatan tersebut terjadi akibat perubahan hormonal dalam tubuh atau berat badan meningkat sehingga tubuh menjadi lebih gemuk.
Namun, perlu diingat bahwa tidak semua orang hamil mengalami diabetes gestasional.
Diabetes jenis ini muncul tergantung dari sejauh mana tubuh mampu beradaptasi dengan kadar insulin.
Sementara itu, diabetes tipe lain bisa terjadi akibat berbagai hal lainnya seperti penggunaan obat-obatan seperti obat golongan steroid atau obat yang mengandung hormon.
Obat tersebut akan meningkatkan resistensi insulin sehingga meningkatkan aksi kerja insulin.
Obat tersebut akan meningkatkan produksi gula melalui mekanisme hormonal.
Jenis diabetes tipe lain juga terjadi akibat infeksi seperti TBC atau terdapat tumor di pankreas sehingga dapat menyebabkan rendahnya produksi insulin.
Perlu diingat bahwa pankreas memiliki fungsi untuk memproduksi insulin.
Jika terdapat gangguan pada pankreas, maka mesin yang memproduksi insulin tersebut kinerjanya akan berkurang yang berakibat pada kurangnya jumlah insulin.
Gejala diabetes
Gejala-gejala seseorang menderita diabetes melitus dibagi menjadi keluhan klasik dan keluhan lain yang tidak klasik sebagai berikut:
1. Keluhan Klasik
a. Poliurea atau banyak buang air kemih (terutama pada malam hari).
b. Polidipsia atau banyak minum (rasa haus yang tidak berkesudahan).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/petugas-kesehatan-nutrifood-memeriksa-kadar-gula-petugas.jpg)