Selasa, 21 April 2026

TRIBUN WIKI

Sastrawan Legendaris Sapardi Djoko Damono Berpulang, Simak Profil dan Kumpulan Karyanya

Sastrawan Indonesia, Sapardi Djoko Damono meninggal dunia pada Minggu (9/7/2020) sekira pukul 09.17 WIB.

gramedia.com
Sastrawan Penyair Sapardi Djoko Darmono Meninggal Dunia, Minggu, 19 Juli 2020 

TRIBUNBATAM.id - Sastrawan Indonesia, Sapardi Djoko Damono meninggal dunia pada Minggu (9/7/2020) sekira pukul 09.17 WIB.

Pujangga kenamaan ini menghembuskan napas terakhir pada usia 80 tahun karena penurunan fungsi organ.

Sebelumnya, ia sempat dirawat di Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan. 

Profil

Sapardi Djoko Damono adalah sastrawan Indonesia angkatan 70-an.

Ia lahir di Kampung Baturono, Surakarta pada 20 Maret 1940 dari pasangan Sadyoko dan Sapariah.

Sapardi merupakan sastrawan besar Indonesia yang telah banyak menelurkan berbagai karya sastra  seperti puisi, cerpen, hingga novel.

Beberapa karyanya seperti novel Hujan Bulan Juni, Yang Fana Adalah Waktu, Aku Ingin dan Pada Suatu Hari Nanti memperoleh popularitas yang sangat gemilang dan masih digemari hingga kini.

Ia menghabiskan masa pendidikan dasarnya di SD Kasatriyan Surakarta.

Lulus SD, ia melanjutkan pendidikan ke SMP 2 Mangkunagaran, sedang pendidikan menengah atasnya ditempuh di SMA 2 Surakarta di Margoyudan.

Lepas sekolah, ia hijrah ke kota Yogyakarta untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Kecintaannya pada sastra membawanya mengambil Jurusan Sastra Barat di Fakultas Sastra dan Kebudayaan Universitas Gadjah Mada.

Pada masa SMA, Sapardi sudah menulis sejumlah karya yang dikirimkan ke majalah-majalah.

Kesukaannya menulis ini berkembang saat ia menempuh kuliah di bidang Sastra Barat di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Ia menikah dengan Wardiningsih dan dikaruniai seorang putra dan seorang putri.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved