Senin, 4 Mei 2026

VIRUS CORONA DI BATAM

Wali Kota Batam Minta Warga Tak Abaikan Protokol Kesehatan, 'New Normal Bukan Berarti Lepas Masker '

Rudi menyampaikan, kebijakan new normal yang ia terapkan di tengah pandemi ini bukan keputusan mudah.

Tayang:
TribunBatam.id/Istimewa/Humas Pemko Batam
Wali kota Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan sambutan dalam acara talkshow "new normal, new aksi" KBMB di Mega Mall Batam Center, Sabtu (18/7). Ia meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, meski sejumlah aktivitas keramaian mulai diperbolehkan beroperasi. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penerapan protokol kesehatan jadi hal yang diingatkan Wali kota Batam, Muhammad Rudi selama kelaziman baru (New Normal).

Menurutnya, sebagian masyarakat belum patuh menerapkan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

Masker yang seharusnya menjadi alat pelindung diri minimal bagi masyarakat, kini banyak yang enggan mengenakannya.

Tidak hanya sebatas memakai masker saja. Saat menghadiri acara Keluarga Besar Musisi Batam (KBMB) di Mega Mall, Sabtu (18/7) kemarin, Rudi juga mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak, hindari aktivitas berkumpul-kumpul, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Menurutnya, situasi new normal tidak serta merta membuat penerapan protokol kesehatan dilonggarkan.

Masyarakat tetap wajib memakai masker apabila berkegiatan di luar rumah, terutama di tengah keramaian.

"New normal bukan berarti lepas masker. Tapi semua kegiatan dan aktivitas kita buka dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan," ucapnya.

Rudi menyampaikan, kebijakan new normal yang ia terapkan di tengah pandemi ini bukan keputusan mudah.

Dirinya harus selalu mempertimbangkan dua hal, yakni upaya pengentasan wabah virus Corona, serta upaya penggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.

Itulah sebabnya, mal dan fasilitas umum lainnya berangsur diperbolehkan beroperasional kembali.

Hal ini dilakukan agar roda perekonomian masyarakat terus berputar. Dengan ini, selalu ditekankan agar masyarakat juga ikut mendukung new normal dengan selalu mematuhi protokol kesehatan.

Hashim Djojohadikusumo Angkat Bicara soal Kabar Perusahaan Anaknya Terlibat Ekspor Benih Lobster

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Minggu 19 Juli 2020, Aries Bertengkar Hebat dengan Pasangan

Kedisiplinan masyarakat akan hal ini menjadi kunci menekan penyebaran virus Corona di Kota Batam.

Apabila protokol ini tidak dijalani dengan disiplin, maka akan timbul persoalan baru ke depannya.

"Alhamdulillah mal hari ini sudah buka. Tapi saya terus berpesan patuhi protokol kesehatan. Karena kita tidak tahu sampai kapan virus ini akan hilang.

Kalau masih ada yang tidak mau pakai masker tolong diingatkan. Pemerintah hanya sebatas mengeluarkan kebijakan. Kalau mau virus Corona ini cepat selesai, maka mari terus patuhi protokol kesehatan," tegas Rudi.

Total 270 Kasus

Kasus pandemi virus corona atau covid-19 di Kota Batam masih menunjukkan peningkatan.

Hingga Jumat (17/7/2020), terdapat penambahan tiga pasien covid-19 di Kota Batam.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam, tiga pasien baru covid-19 di Kota Batam berasal dari dua warga Sagulung dan satu lagi warga luar Batam.

Dari ketiga pasien positif covid-19, semuanya berjenis kelamin laki-laki.

Ketiga pasien covid-19 terkonfirmasi menjadi kasus baru corona bernomor kasus 268, 269 dan 270.

Berdasarkan hasil pemeriksaan swab dari BTKLPP Batam, dinyatakan tiga orang laki-laki terkonfirmasi positif Covid-19.

Berikut riwayat tiga pasien covid-19 yang menjadi kasus baru virus corona di Batam:

1. Pasien nomor 268

Seorang laki-laki berinisial "Tn.AMS" (67), bertempat tinggal di Kecamatan Sagulung, Kota Batam.

Sebelumnya, yang bersangkutan berobat bersama keluarganya di RSUD Embung Fatimah pada tanggal 14 Juli 2020 dengan keluhan gejala stroke.

Berdasarkan anamnesa tersebut, dokter melakukan pemeriksaan yang intensif berupa pemeriksaan foto thorax dengan hasil "Infiltrat minimal".

Pemeriksaan ini dilanjutkan dengan RDT yang hasilnya diperoleh "IgG Reaktif".

Kemudian dilakukan perawatan isolasi di gedung Tun Sundari. Sehubungan dengan hasil RDT, dilakukan pengambilan sampel swab yang hasilnya diperoleh pada hari ini Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Saat ini yang bersangkutan ditempatkan dalam ruang perawatan karantina intensif Tun Sundari RSUD Embung Fatimah Batam dalam keadaan lemah dan tidak stabil.

2. Pasien nomor 269

Seorang tukang bangunan berinisial "Tn.AU" (55), beralamat di Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.

Yang bersangkutan adalah warga Kota Padang, Sumatera Barat dan sudah sejak bulan Februari tinggal di tempat anaknya di Batam.

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis., M.Si. di hadapan awak media, usai meninjau Rumah Sakit Khusus Infeksi Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (12/6/2020). Di masa transisi pada situasi normal baru atau new normal dan menuju kepada masyarakat yang produktif dan bebas Virus Corona atau Covid-19, langkah-langkah yang diperhatikan adalah disiplin mematuhi protokol kesehatan yaitu tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.
Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis., M.Si. di hadapan awak media, usai meninjau Rumah Sakit Khusus Infeksi Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (12/6/2020). Di masa transisi pada situasi normal baru atau new normal dan menuju kepada masyarakat yang produktif dan bebas Virus Corona atau Covid-19, langkah-langkah yang diperhatikan adalah disiplin mematuhi protokol kesehatan yaitu tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. (PUSPEN TNI)

Sehubungan dengan rencana kepulangannya ke Kota Padang, yang bersangkutan melakukan RDT di Klinik Thamrij Batam yang hasilnya "Reaktif".

Kemudian, pada keesokan harinya tanggal 14 dan 15 Juli 2020, yang bersangkutan melakukan uji sampel swab di RSKI Covid-19 Galang dengan hasil Terkonfirmasi Positif.

Sejauh ini kondisi pasien dalam keadaan stabil dan tidak merasakan gejala kesehatan yang berarti dan tengah ditempatkan di ruang isolasi RSKI Covid-19 Galang.

3. Pasien nomor 270

Seorang Instalatur Listrik, berinisial "Tn.MHP" (37) yang beralamat di Kecamatan Sagulung, Kota Batam.

Yang bersangkutan sempat memeriksakan diri ke Klinik Kanaka Batam untuk mengikuti tes RDT guna persyaratan terbang ke Jakarta.

Hasil RDT tersebut menyatakan yang bersangkutan "Reaktif".

Atas hasil RDT tersebut, yang bersangkutan dievakuasi ke RSKI Covid-19 Galang, yang mana pada keesokan harinya tanggal 14 dan 15 Juli 2020, dilakukan pemeriksaan swab di rumah sakit tersebut dan menyatakan hasil Terkonfirmasi Positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan gejala kesehatan yang berarti, dan tengah menjalankan isolasi di RSKI Covid-19 Galang.

Berdasarkan temuan baru itu, dapat disimpulkan bahwa, penyebaran virus Corona masih ada kemungkinan terus terjadi di dalam kluster-kluster yang sudah ada, atau temuan kasus baru.

"Untuk itu, diharapkan masyarakat Kota Batam senantiasa mengikuti anjuran Pemerintah dalam pelaksanaan protokol kesehatan seperti jaga jarak, mencuci tangan, pakai masker, makan makanan bergizi dan olahraga secara teratur," tambah Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi.

Satu Pasien Sembuh

Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam merilis perkembangan kasus Covid-19 menuju tren positif, Jumat (17/7/2020). Itu seiring dengan bertambahnya pasien sembuh di Kota Batam.

Adapun seorang pasien yang sembuh tersebut merupakan warga Kota Batam yang terkonfirmasi sebagai kasus 244.

Pasien tersebut bernama Tn. Aseh Miftah (43), seorang pekerja swasta yang tinggal di Kecamatan Sagulung.

Hasil Liga Italia AC Milan vs Bologna, AC Milan Pesta 5 Gol ke Gawang Bologna, Geser Napoli

Artis Catherine Wilson Pasrah Rumah Digeledah Polisi, Posisi Tangan seperti Berdoa

Yang bersangkutan sudah menjalani tiga kali tes swab. Hasil pertama dinyatakan positif pada 6 Juli 2020, kemudian dua hasil berikutnya berturut-turut negatif, pada tanggal 12 dan 16 Juli 2020.

Ia sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang.

Setelah memperoleh dua hasil negatif, akhirnya yang bersangkutan dinyatakan sembuh dan boleh pulang dari rumah sakit tempatnya dirawat.

"Kondisi yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan stabil dan dalam persiapan untuk karantina mandiri selama 14 hari di kediaman masing-masing," tambah Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam menyampaikan perkembangan kasus Covid-19, Kamis (16/7/2020) menuju tren positif. Itu seiring dengan bertambahnya pasien sembuh di Batam.

Ada empat pasien yang dinyatakan sembuh. Mereka merupakan warga Batam yang terkonfirmasi sebagai kasus 228, 238, 240, dan 241.

Berikut daftar riwayat pasien sembuh yang diterima dari hasil uji swab BTKLPP Batam:

1. Pasien nomor 228

Tn. Monang Halomoan Saragi (37), adalah seorang pelaut atau kru kapal yang beralamat di Kecamatan Batu Aji. Ia telah menjalani lima kali tes swab dengan hasil:

- 30 Juni: Positif
- 2 Juli: Positif
- 8 Juli: Positif
- 12 Juli: Negatif
- 15 Juli: Negatif

2. Pasien nomor 238

Ny. Amaris Hingis Hasibuan (37), belum bekerja, dan beralamat di Kecamatan Batuaji. Ia telah menjalani lima kali tes swab dengan hasil:

- 2 Juli: Positif
- 4 Juli: Negatif
- 8 Juli: Positif
- 12 Juli: Negatif
- 15 Juli: Negatif

3. Pasien nomor 240

Tn. Ismaji (53) adalah seorang pelaut atau kru kapal yang tinggal di Kecamatan Lubuk Baja. Ia telah menjalani empat kali tes swab dengan hasil:

- 4 Juli: Positif
- 6 Juli: Positif
- 12 Juli: Negatif
- 15 Juli: Negatif

4. Pasien nomor 241

Tn. Dedi Harnefi (46) adalah seorang karyawan Bank, dan beralamat di Kecamatan Sekupang. Ia telah menjalani empat kali tes swab dengan hasil:

- 6 Juli: Positif
- 8 Juli: Positif
- 12 Juli: Negatif
- 15 Juli: Negatif

Seluruh pasien tersebut di atas sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang dan kesemuanya berstatus sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG). Dengan memperoleh dua kali hasil swab negatif berturut-turut, maka pasien diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

"Kondisi yang bersangkutan semua dalam keadaan sehat dan stabil dan dalam persiapan untuk karantina mandiri selama 14 hari di kediaman masing-masing," tambah Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi.

6 Kecamatan Berstatus Zona Hijau

Menurut data Dinas Kesehatan Kota Batam, sebanyak 6 (enam) kecamatan di Batam telah berstatus zona hijau penyebaran Covid-19.

Kecamatan itu terdiri dari Kecamatan Bulang, Kecamatan Galang, Kecamatan Belakangpadang, Kecamatan Batamkota, Kecamatan Nongsa, dan Kecamatan Seibeduk.

Dari hasil ini, Kota Batam masih menyisakan 6 (enam) kecamatan lain berstatus zona kuning penyebaran Covid-19. Sisanya antara lain adalah Kecamatan Sekupang, Kecamatan Batuaji, Kecamatan Sagulung, Kecamatan Bengkong, Kecamatan Lubukbaja, dan Kecamatan Batuampar.

Dari data Dinas Kesehatan Kota Batam, diketahui juga jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi positif Covid-19 per tanggal 15 Juli 2020 sebanyak 267 orang. 12 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia dan 227 orang berhasil sembuh dari Covid-19.

9 Kali Tes Swab

Setelah berulang kali melakukan swab test, akhirnya dua pasien Covid-19 kasus 180 dan 239 akhirnya berhasil sembuh.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, pada Rabu (15/7/2020) ini, mengumumkan, sesuai hasil uji sampel swab BTKLPP Batam, dua hasil tes kedua pasien ini berturut-turut negatif.

Geger Jenazah Hilang dari Makam di TPU Karang Bahagia Bekasi, Polisi Selidiki Dugaan Pencurian

Hasil Semifinal Piala FA Arsenal vs Man City, Dua Gol Aubameyang Kalahkan City, Arsenal ke Final

Kedua pasien yang merupakan seorang ibu rumah tangga dan seorang karyawan PT Citra Tubindo, Kawasan Industri Kabil ini resmi dinyatakan sembuh dan dapat pulang kembali ke kediamannya.

Perlu diketahui, sebelum dinyatakan sembuh riwayat pemeriksaan swab pasien cukup membutuhkan waktu.

Pasien nomor 180, yang bernama Ny Nurmala Sari (31) sempat menjalani tes swab sebanyak 9 kali.

Wanita yang beralamat di Buana Garden Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam ini sempat memperoleh hasil tes swab negatif pada 13 Juni 2020.

Namun dua hasil selanjutnya, di tanggal 20 dan 28 Juni 2020, yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

Hasil keempat, tes swab kembali menunjukkan hasil negatif pada 1 Juli 2020.

Kemudian, tiga kali berturut-turut, pada tanggal 4 dan 8 Juli 2020, pasien justru memperoleh hasil positif. Barulah di tanggal 12 dan 14 Juli 2020, hasil tes swab menunjukkan konfirmasi negatif.

Sementara itu, pasien bernomor 239, bernama Tn. Septiandi (25) yang tinggal di Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, hanya menjalani tes swab sebanyak empat kali sebelum dinyatakan sembuh.

Dua hasil awal, di tanggal 3 dan 4 Juli 2020, yang bersangkutan dinyatakan positif, tetapi dua hasil akhir selanjutnya, pada 11 dan 14 Juli 2020, ia akhirnya memperoleh hasil negatif.

Kedua pasien sama-sama dirawat di RSKI Covid-19 Galang, dan saat ini tengah dalam persiapan menjalani karantina mandiri di kediaman masing-masing selama 14 hari.

"Saat ini kondisi yang bersangkutan semua dalam keadaan sehat dan stabil," ujar Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi.(TribunBatam.id/Hening Sekar Utami/Ichwan Nur Fadillah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved