Selasa, 21 April 2026

Simak Perbedaan Darah Rendah dengan Kurang Darah, Mulai Dari Gejala hingga Penyebabnya

Meski terkesan sama, sebenarnya kurang darah dan darah rendah merupakan masalah kesehatan yang memiliki perbedaan mendasar.

NOVA
ilustrasi mengukur tekanan darah pada manusia 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Apakah Anda familiar dengan kurang darah dan darah rendah?

Meski terkesan sama, sebenarnya kurang darah dan darah rendah merupakan masalah kesehatan yang memiliki perbedaan mendasar.

Baik terkait penyebab sampai gejalanya.

Berikut penjelasan perbedaan kurang darah dan darah rendah serta kaitan kedua masalah kesehatan tersebut.

Jangan Salah Kaprah, Pahami Perbedaan Antara Kurang Darah dan Darah Rendah, Punya Ciri-ciri Mirip

Berfungsi Angkut Oksigen dalam Darah, Apa Itu Hemoglobin? Simak Kadar Normalnya Sesuai Usia

Kurang darah

Melansir Better Health, sel darah merah bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh menggunaan protein bernama hemoglobin.

Penderita anemia memiliki kadar sel darah merah atau kadar hemoglobin kurang atau di bawah normal.

Kurang darah bukanlah penyakit, melainkan akibat dari tidak optimalnya kinerja organ tubuh.

Penyebab anemia atau kurang darah bisa karena beberapa hal, di antaranya:

  • Kekurangan zat besi, vitamin B12, atau asam folat
  • Penyerapan nutrisi makanan tidak optimal karena thalassemia atau penyakit sel sabit
  • Gangguan autoimin
  • Penyakit diabetes, artritis, dan TBC
  • Hipotiroidisme
  • Gangguan sumsum tulang
  • Banyak kehilangan darah karena kecelakaan, operasi, tukak lambung, haid berat, kanker
  • Efek samping obat
  • Katup jantung bermasalah
  • Infeksi seperti malaria dan septikemia
  • Pubertas atau kehamilan

Saat seseorang kurang darah atau anemia, jantungnya harus bekerja lebih keras untuk memompa darah dan mendaparkan cukup oksigen.

Hal itu bisa menimbulkan gejala, tergantung tingkat keparahan anemia.

Beberapa ciri-ciri kurang darah yang umum di antaranya:

Ramalan Zodiak Hari Rabu 22 Juli 2020, Gemini Hadapi Tuntutan, Virgo Teliti, Aries Lakukan Hal Baru

Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 21 Juli 2020, Virgo Tak Minat Pergi Kerja, Capricorn Lancang

Ilustrasi sakit kepala atau pusing.
Ilustrasi sakit kepala atau pusing. (americanmigrainefoundation.org)
  • Kulit pucat
  • Lemah
  • Mudah lelah
  • Sesak napas
  • Sakit kepala
  • Jantung berdebar
  • Susah konsentrasi
  • Lidah pecah-pecah atau memerah
  • Kehilangan selera makan

Beberapa orang rentan mengalami kurang darah atau anemia, di antaranya wanita yang sedang haid, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Bayi lahir prematur, remaja yang sedang puber, pelaku diet vegan, penderita kanker dan penyakit kronis, serta atlet juga rentan kurang darah.

Darah rendah

Tekanan darah rendah atau biasa disebut darah rendah adalah kondisi saat hasil pengukuran tensi di bawah ambang batas normal. 

Melansir Mayo Clinic, seseorang dikatakan hipotensi atau darah rendah saat hasil pengukuran tensinya kurang dari 90 mmHg/60 mmHg.

Begitu tekanan darah menurun, seseorang bisa mengalami sejumlah gejala.

Seperti dilansir dari Heart, berikut ciri-ciri darah rendah yang kerap dirasakan penderita:

  • Pusing atau sakit kepala
  • Mual
  • Pingsan
  • Dehidrasi atau sangat haus
  • Lemah dan lelah
  • Susah konsentrasi
  • Pandangan berkunang-kunang
  • Kulit dingin dan pucat
  • Sesak napas
  • Depresi

Penyebab darah rendah bisa beragam. Di antaranya terlalu banyak tidur, hamil, efek samping obat tertentu, penyakit jantung, penyakit endokrin, infeksi, alergi, dan kurang vitamin V-12 serta asam folat.

Ternyata Begini Cara Pakai Google Classroom Belajar Online, Gratis dan Bisa Gunakan HP

PT Bintang Toejoe Bagikan Bantuan ke-Enam Rumah Sakit di Kota Batam  

Kaitan antara kurang darah dan darah rendah

Kendati beda penyebab dan gejala, kurang darah dan darah rendah juga bisa saling berkaitan.

Kurang nutrisi vitamin B-12 dan asam folat dapat menyebabkan kurang darah atau anemia. Kondisi ini bisa memicu tekanan darah rendah.

Selain itu, tekanan darah juga bisa rendah atau drop saat tiba-tiba berdiri setelah duduk atau berbaring dalam waktu yang lama.

Kondisi ini termasuk jenis hipotensi ortostatik atau postural.

Jenis darah rendah ini jamak dialami orang yang sedang banyak kehilangan darah misalkan operasi, pendarahan, atau wanita haid yang sangat banyak.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Perbedaan Kurang Darah dan Darah Rendah


Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved