Selasa, 5 Mei 2026

Hong Kong Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19, Warganya Alami 'Kelelahan Pandemi'

Wabah virus Corona atau Covid-19 sudah berbulan-bulan tersebar ke beberapa negara. Termasuk di Hong Kong, hingga warganya alami 'kelelahan pandemi'.

Tayang:
scmp.com
Sejumlah pejabat Hong Kong saat membahas kasus Covid-19 - Saat warga Hong Kong alami "Kelelahan Pandemi". 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, HONG KONG - Wabah virus Corona atau Covid-19 sudah berbulan-bulan tersebar ke beberapa negara di dunia.

Sehingga tak heran, jika seseorang mengakui bosan dengan pandemi yang seolah tanpa akhir.

Namun hal ini tidak bisa menjadi alasan untuk mengendurkan penjagaan diri, berdasarkan peringatan yang diberikan para ahli.

Kelelahan akan krisis pandemi corona ini juga terjadi pada sebagian warga Hong Kong.

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Cheng Yuet-ngor mengakui adanya fenomena ini, akan tetapi pihaknya mengimbau agar warga Hong Kong tetap waspada.

“Publik telah menunjukkan kelelahan anti-pandemi. Ini bisa dimengerti, karena pandemi telah berlangsung lebih dari enam bulan," ujarnya sebagaimana dikutip dari SCMP, Sabtu (25/7/2020).

Hong Kong Hadapi Gelombang Ketiga, Catat Lonjakan Paling Menakutkan Kasus Harian Covid-19

Ia menyebut, sebelumnya Hong Kong melonggarkan pembatasan, akan tetapi kini kembali diperketat setelah negara itu menghadapi penambahan kasus.

Lelah fisik dan mental

Menurutnya saat cuaca panas seperti sekarang, memang sulit untuk membuat orang tetap di rumah dan tak berada di jalan atau berenang.

Salah satu warga Hong Kong yang mengalami adalah Dick Wong (28), seorang akuntan yang tinggal di Hong Kong.

Ia mengatakan bosan dengan pencegahan keamanan virus yang ia lakukan sejak Januari saat virus Corona SARS-CoV-2 tiba di Hong Kong.

Kini ia lebih jarang mencuci tangannya, dan keinginan bertemu dengan temannya di luar semakin kuat meskipun ia tahu itu tak seharusnya dilakukan.

Dulu, ia sangat takut terinfeksi sehingga bersusah payah melindungi dirinya dengan selalu update berita, mengganti masker tiap empat jam dan membersihkan serta mendisinfeksi rumah setiap hari tak peduli meskipun ia pulang ke rumah saat larut malam.

Dulu ia juga tak bertemu teman-temannya selama dua bulan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved