Kamis, 16 April 2026

TRIBUN WIKI

Memahami Istilah Resesi Ekonomi, Dialami Sejumlah Negara Akibat Pandemi

Inflasi yang secara terus menerus terjadi pada suatu wilayah akan mengakibatkan terjadinya resesi ekonomi.

Suar.id
ILUSTRASI - Inflasi yang secara terus menerus terjadi pada suatu wilayah akan mengakibatkan terjadinya resesi ekonomi. 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Pandemi Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia memukul semua sektor kehidupan manusia, terutama ekonomi.

Dampak yang paling nyata adalah terjadinya resesi ekonomi di sejumlah negara maju.

Setelah Singapura memasuki resesi ekonomi, negeri ginseng Korea Selatan, ikut menyusul.

Kondisi ini tak bisa dipungkiri juga rentan dialami Indonesia.

Hal ini dipicu oleh terjadinya inflasi secara terus menerus pada suatu wilayah.

Namun, apa sebetulnya arti istilah resesi ekonomi?

Definisi resesi ekonomi

Dalam buku Ekonomi Makro (2020) karya Abdul Rahman Suleman, resesi ekonomi adalah situasi terjadinya penurunan nilai pertumbuhan ekonomi rill menjadi negatif sepanjang sepertiga tahun berturut-turut.

Resesi ekonomi pada suatu wilayah secara simultan akan memberikan pengaruh kepada penurunan pada seluruh kegiatan ekonomi, seperti investasi, lapangan pekerjaan, dan penurunan keuntungan perusahaan.

Dalam sebuah perekonomian, semakin lama situasi resesi ekonomi berlangsung akan berakibat pada terjadinya depresi ekonomi.

Depresi ekonomi ini akan mendorong terjadinya istilah economy collapse atau kebangkrutan dalam ekonomi.

Dalam siklus ekonomi resesi, harga saham perusahaan yang membuat produk tahan lama akan berjatuhan, sedangkan saham emiten yang membuat produk tidak tahan lama, harganya relatif stabil.

Tanda-tanda resesi

Berikut tanda-tanda awal terjadinya resesi dapat tercermin dari:

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved