HEADLINE TRIBUN BATAM

Saya Ingat Emak

Isdianto kagum sekaligus terharu bahwa dalam kenyataannya, dari rahim sang ibunda itu dititipkan dua orang lelaki yang ikut menakhodai Kepri.

wahyu indri yatno
HEADLINE TRIBUN BATAM Edisi Selasa 28 Juli 2020 

Acara pelantikan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Jokowi, Isdianto, dan seluruh tamu yang hadir menggunakan masker. Jumlah tamu yang datang juga dibatasi agar mudah menjaga jarak.

Selain Wapres, Mendagri, hadir dalam pelantikan itu Menko Polhukam Mahfud MD dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah dan Wakil Ketua DPRD Kepri Raden Hari Tjahyono.

Usai pelantikan, Isdianto mengatakan, Presiden Jokowi berpesan kepadanya agar bekerja untuk masyarakat, mengedepankan kerja bersama, kebersamaan dan koordinasi bersama seluruh stakeholder.

"Beliau (Presiden Jokowi) berharap semua dapat bekerja sama dengan seluruh stake holder, saling bahu-membahu untuk memajukan daerah," kata Isdianto.

Banyak hal yang harus digali dari daerah kepulauan dengan 96 persen wilayahnya lautan. Ia bertekad, seluruh potensi itu dapat sepenuhnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Saya ingin mimpi masyarakat Kepri agar pengelolaan 96 persen wilayah laut Kepri ini sepenuhnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Gubernur Keempat

Isdanto adalah gubernur keempat provinsi Kepri yang masih berusia dua dasawarsa ini.

Dia ditahbiskan sebagai Gubernur keempat sejak Kepulauan Riau menjadi provinsi. Sebelumnya ada pasang Ismeth Abdullah-H Muhammad Sani.

Kepemimpinan selanjutnya diteruskan pasangan H Muhammad Sani-HM Soerya Respationo. H Muhammad Sani-H Nurdin Basirun melanjutkan kepemimpinan periode 2016-2021.

Isdianto juga melanjutkan estafet kepemimpinan abangnya, Muhammad Sani di periode yang sama. Seperti diketahui, Sani dilantik sebagai Gubernur untuk periode kedua masa bhakti 2016-2021 bersama Nurdin Basirun pada 12 Februari 2016.

Hanya 57 hari menjabat, Sani berpulang pada 8 April 2016.

Tampuk kepemimpinan Kepri beralih ke Nurdin yang dilantik pada 25 Mei 2016. Isdianto kemudian dilantik sebagai wakil gubernur setelah DPRD Kepri memilihnya dan mendapat persetujuan dari Mendagri.

Namun tahun lalu, tepatnya 11 Juli 2019, Nurdin terjerat operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap izin reklamasi.

Isdianto kemudian mengisi kekosongan jabatan sebagai Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri, delapan bulan lalu.

Setelah vonis Nurdin memiliki kekuatan hukum tetap, Isdianto kemudian dilantik menjadi Gubernur kepri definitif, kemarin.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved