Viral Siswi Dicaci-maki, Dipaksa Cium Kaki, Ternyata Korban dengan Pelaku Rupanya Teman Sejak Kecil
Peristiwa dipaksa cium kaki dan dibully ini diketahui terjadi di wilayah Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat, (24/7/2020).
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Kembali viral di media sosial video menampilkan aksi perundungan atau bulying terhadap siswi.
Dalam video viral, tampak seorang remaja perempuan berhijab dipaksa mencium kaki seorang wanita.
"Hahaha, gob**k, an***g," demikian kata wanita kepada remaja yang mencium kaki.
Sontak saja, aksi ini disorot dan dihujat publik di media sosial.
Berdasarkan informasi terhimpun, aksi perundungan atau bullying menimpa seorang siswi berinisial DS.
Peristiwa dipaksa cium kaki dan dibully ini diketahui terjadi di wilayah Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat, (24/7/2020).
Video momen pelaku melakukan perundungan juga viral di media sosial, kasus ini kemudian ditangani Polsek Tambun dan didampingi Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi.
NS orangtua korban mengatakan, anaknya dengan pelaku bullying merupakan teman sejak kecil.
"Dia (pelaku) tinggal di RT09, saya tinggal di RT10 dari (anak/korban DS) umur tiga tahun pindah ke situ sampai sekarang bergaul," kata NS di Mapolsek Tambun, Senin, (27/7/2020).
Sebagai orangtua, NS mengaku sangat kaget mendengar anaknya menjadi korban bullying apalagi pelaku merupakan orang yang dikenal sejak lama.
"Makanya saya keadaan begini kaget banget, udah kenal lama, sama orangtuanya (pelaku) saya juga kenal," ungkapnya.
Bahkan saking dekatnya, korban hampir setiap hari, main ke rumah korban. Kedua orangtua juga saling kenal baik satu sama lain.
"Kenal baik, anak saya setiap hari main ke rumahnya, jam 10 abis bangun tidur mandi makan main ke rumah dia, balik lagi duzuhur terus main lagi balik ashar, sampai magrib," paparnya.
Selama kenal lama, NS tidak pernah mendengar labar putrinya bertengkar dengan pelaku.
"Enggak pernah, enggak pernah berantem, makanya saya dengar begini saya kaget, sampai dikriminal gitu anak saya," terangnya.
Terkait penyebab korban bullying dengan pelaku juga NS tidak begitu mengetahui, dari keterangan putrinya keduanya sempat saling sindir di media sosial.
"Saya kurang tahu masalah dia di medsos soalnya saya enggak pegang HP (ponsel), tapi nggak tahu masalah apa sampai mereka begitu," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/28-7-2020-dipaksa-cium-kaki.jpg)