Senin, 20 April 2026

Klaster Baru Menyebar ke 5 Provinsi, China Laporkan Kasus Infeksi Covid-19 Melonjak

China kembali melaporkan penemuan klaster baru penyebaran Covid-19. Telah menyebar ke provinsi lain dan mendorong berbagai pembatasan baru di China.

EPA/WU HONG
ILUSTRASI - Kasus virus Corona di China kembali melonjak, klaster baru menyebar ke 5 provinsi. 

Langkah-langkah baru telah diterapkan, seperti mengawasi wisatawan yang memasuki kota.

Pejabat kesehatan Dalian mengatakan pada Minggu (26/7/2020) bahwa mereka akan melakukan tes massal terhadap enam juta penduduk dalam waktu empat hari.

Satu hari berselang, sekitar 1,68 juta orang telah diambil sampelnya pada Senin (27/7/2020).

Pihak berwenang juga telah melarang kegiatan makan malam kelompok dan memerintahkan pelanggan untuk menampilkan "kode kesehatan" lokal di ponsel mereka ketika memasuki restoran.

Sementara itu, sebuah kasus baru di Beijing dilaporkan pada Selasa juga dikaitkan dengan seorang pasien tanpa gejala yang telah melakukan perjalanan dari Dalian.

Beijing kini mulai menguji warga secara massal di perumahan pinggiran kota, tempat pasien tinggal.

Di Shenzen, otoritas kesehatan setempat mengumumkan bahwa lebih dari 3.000 penduduk setempat telah diuji pada Selasa pagi, setelah seorang sopir truk Hong Kong baru-baru ini dinyatakan positif melewati kota.

Hong Kong awalnya memiliki keberhasilan luar biasa dalam mengendalikan wabah, tetapi infeksi lokal telah melonjak selama sebulan terakhir.

Penyelidikan Terus Dilakukan, Kandidat Vaksin Covid-19 dari Inggris dan China Dinilai Paling Efektif

Kabar gembira terkait penemuan vaksin virus Corona atau Covid-19 akhirnya mencuat.

Kandidat vaksin dari Oxford University di Inggris dan China dianggap menjadi yang paling efektif.

Mulai dinilai aman hingga dapat memicu respons kekebalan tubuh manusia.

Kedua studi tersebut dilaporkan dalam The Lancet.

Kendati masih terlalu dini untuk mengatakan apakah pendekatan tersebut memenuhi persyaratan untuk vaksin yang efektif melawan Covid-19, kedua hasil uji sejauh ini paling menjanjikan.

Hingga saat ini, penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved