Senin, 18 Mei 2026

IDUL ADHA 2020

Semarak Idul Adha 1441 H, Warga Berburu Ketupat dan Daun Kelapa di Pasar Tradisional Batam

Meski hari raya Idul Adha tahun ini diiringi dengan pandemi Covid-19, tradisi menyantap ketupat tidak hilang di tengah masyarakat.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id/Rebekha Ashari Diana Putri
Warga membeli daun kelapa untuk dijadikan ketupat di sebuah pasar tradisional di Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (29/7/2020). Ketupat menjadi panganan identik yang diburu oleh masyarakat saat Idul Adha 1441 H. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Anyaman ketupat dari daun kelapa mulai terlihat di pasar tradisional Kota Batam jelang Idul Adha 1441 H.

Para pedagang tampak menjajakan jualannya dipinggir kios-kios milik mereka.

Beberapa pedagang tampak sedang menganyam daun kelapa tersebut.

Sedangkan beberapa pedagang lainnya tampak sibuk melayani pembeli.

Hari Raya Idul Adha 1441 H akan diperingati pada Jumat (31/7).

Salah satu tradisi masyarakat Indonesia saat Lebaran Idul Adha yaitu menyantap ketupat.

Masyarakat cenderung memilih daun kelapa yang sudah di anyam berbentuk ketupat dibandingkan yang belum jadi meski harganya lebih tinggi.

"Karena lebih praktis dan juga hemat waktu dibanding harus bikin sendiri dirumah," ujar seorang pembeli di sebuah pasar di Kecamatan Sekupang, Siti Badriah, Rabu (29/7/2020).

Ia mengatakan, tradisi menyantap ketupat saat Iduladha sudah menjadi tradisi bagi keluarganya.

Meski hari raya Idul Adha tahun ini diiringi dengan pandemi Covid-19, tradisi menyantap ketupat tidak hilang di tengah masyarakat.

Permintaan ketupat dan daun kelapa masih terbilang tinggi.

Diduga Terbitkan Faktur UWT Palsu, Oknum Pegawai BP Batam Terjaring OTT Polda Kepri

LAGI Artis Diduga Terlibat Prostitusi, VS Ditangkap Polisi Dengan 2 Pria dari Hotel Mewah di Lampung

Hal tersebut disampaikan oleh Nazril seorang pedagang pelepah kelapa di Pasar Tiban Center.

"Alhamdulillah penjualan masih ramai. Walaupun Corona, tidak berdampak pada penjualan sebab ketupat menjadi primadona setiap masyarakat Muslim saat lebaran haji," ujarnya.

Satu ikat daun kelapa yang telah dianyam berisi 10 buah dijual dengan harga Rp 10 Ribu.

Sedangkan untuk satu daun kelapa dijual seharga Rp 20 Ribu.

"Harganya masih sama dengan sebelumnya, tidak ada harga yang naik. Pelepah ini mulai saya jual sejak seminggu terakhir," ucapnya.

Tips Memasak Ketupat Agar Tahan Lama

Saat Hari Raya Idul Adha maka yang ketupat terbilang tidak bisa untuk ditinggalkan.

Makan bersama dengan keluarga di Hari Raya Qurban ini tentu semakin lengkap dengan adanya ketupat yang dinikamti dengan berbagai macam lauk lainnya.

Untuk membuat ketupat. tentu tidak sulit dan tidak mudah butuh waktu yang lam, cukup dengan 60 menit maka ketupat sudah masak dan bisa disantap.

Ketupat yang enak tentu dengan komposisi yang pas, tidak bantat dan tidak lembek.

Selain itu dalam membuat ketupat tentu menginginkan proses masak yang tidak lama tetapi ketupat bisa tahan lama dan tidak bantat.

Kamu bisa masak ketupat dengan cepat jika punya pressure cooker, dengan alat ini waktu memasak ketupat akan lebih cepat.

Lalu bagaimana cara membuat ketupat yang cepat, enak dan bisa tahan lama?

Jika traveler ingin membuat ketupat waktu lebaran nanti, dan ingin ketupatnya tahan lama dan tidak gagal bisa menyimak beberapa cara berikut ini:

1. Pilih selongsong ketupat dengan warna hijau cerah

Anyaman selongsong ketupat yang berwarna hijau cerah menandakan daun tersebut berasal dari daun kelapa yang masih muda.

Daun yang masih muda dan segar tidak mudah rusak dan patah ketika direbus bersama beras.

Jadi ketupat yang dihasilkan akan lebih enak, empuk dan tahan lama.

2. Takaran beras

Beras yang akan digunakan untuk ketupat sebaiknya direndam selama 30 menit atau ditiriskan terlebih dahulu.

Jika menggunakan beras pulen, sebaiknya ketupat diisi setengah hingga dua per tiga bagian, karena beras pulen akan mengembang dengan sempurna.

3. Rebus dengan Pressure cooker

Dikutip dari channel youtube Masakan Indonesia dengan judul [TIPS N TRIK] MASAK KETUPAT LEBARAN HANYA 60 MENIT DAN TIDAK CEPAT BASI.

Untuk merebus ketupat yang cepat, maka kamu membutuhkan Pressure cooker, yang mana membantumu membuat ketupat lebih cepat dalam waktu 60 menit.

Setelah mengisi beras ke dalam selongsong ketupat, rebus air di terlebih dahulu di dalam panci Pressure Cooker sampai mendidih.

Setelah mendidih masukan selongsong ketupat yang sudah diisi beras. Setting waktu sampai 60 menit.

Usahakan semua permukaan ketupat tertutup dengan air rebusannya

Seteah uap yang dikeluarkan berbunyi, keluarkan ketupat dari pressure cooker, cuci bersih, tiriskan dan keringkan dengan cara digantung.

4. Perhatikan cara menyimpan

Jika ketupat yang traveler buat berlebih, sebaiknya simpan ketupat ke dalam kulkas dengan membungkusnya dengan plastik terlebih dahulu agar tidak cepat kering karena suhu dingin.

Ketupat dapat dikukus untuk menghangatkan kembali.

Ketupat yang masih utuh akan tetap empuk dan lebih tahan lama dibandingkan ketupat yang telah dipotong.

Berikut bahan dan cara membuat ketupat anti gagal dan tahan lama yang traveler bisa coba.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat ketupat di antaranya:

- Beras secukupnya, jika bisa pilihlah beras yang wangi seperti Pandan Wangi, Mentik dan Rojolele.

- Air putih secukupnya

- Garam dapur secukupnya

- Daun pandan beberapa helai sesuai kebutuhan

- Selongsong ketupat sesua kebutuhan, traveler bisa membeli selongsong ketupat jadi di pasar-pasar tradisional.

Untuk membuat ketupat yang tahan lama, traveler bisa mengikuti cara berikut ini:

1. Cuci beras dengan air yang mengalir sampai bersih, sebaiknya cuci dua hingga tiga kali.

2. Setelah itu rendam beras dalam wadah yang sudah diisi air baru.

3. Taburkan sedikit garam, lalu aduk sampai merata.

4. Masukkan beras kedalam selongsong ketupat kurang lebih sebanyak setengah bagian.

5. Letakkan daun pandan di bagian bawah panci.

6. Taruh ketupat yang telah berisi beras tadi ke dalam panci dalam posisi berdiri.

7. Simpulkan ujungnya agar rapi dan tidak berantakan saat dimasak.

8. Tuang air secukupnya sampai seluruh ketupat terendam, lalu masak hingga matang.

9. Biasanya membutuhkan waktu selama empat hingga lima jam.

10. Setelah masak, angkat ketupat dengan hati-hati dan letakkan di wadah yang sudah disiapkan.

11. Diamkan beberapa saat sampai air di ketupat keluar semua, dan ketupat pun siap untuk dihidangkan.(*/TribunBatam.id/Rebekha Ashari Diana Putri)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved