PILGUB KEPRI
Tiga Kali Terpilih Jadi Anggota DPRD, Suryani Mantap Bertarung di Pilgub Kepri
Tiga kali terpilih sebagai anggota DPRD Kepri, politisi PKS Suryani akan menjajal persaingan di Pilgub Kepri.
Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tiga kali terpilih sebagai anggota DPRD Kepri, politisi PKS Suryani akan menjajal persaingan di Pilgub Kepri.
PKS sudah mengeluarkan rekomendasi Suryani menjadi pasangan Isdianto di Pilkada Kepri 2020.
Pasangan Isdianto-Suryani kemungkinan akan bertarung melawan pasangan Ansar Ahmad-Marlin Agustina dan Soerya Respationo-Iman Sutiawan.
Suryani memang bukan orang baru di kancah politik Kepri.
Ia terpilih tiga periode sebagi DPRD Kepulauan Riau ditambah PAW 3 tahun. Pada periode 2004-2009 untuk menggantikan Ria Saptarika.
Lalu terpilih secara langsung periode 2009-2014, 2014-2019, dan 2019-2024. Dan saat ini duduk di Komisi III DPRD Kepri.
"Saat itu pak Ria Saptarika terpilih menjadi Wakil Walikota Batam. Jadi saya melanjutkan selama tiga tahun," kata Suryani yang kerap disapa Bu Nani saat acara Tripod Tribun Batam dengan tema "Mantapkan hati siap bertarung di Pilgub Kepri?" Rabu (29/7).
• Poros Baru Pilgub Kepri, PKS Resmi Usung Isdianto-Suryani, Pesaing Baru Soerya-Iman dan Ansar-Marlin
Ibu empat anak ini dalam sesi wawancara menyatakan kesiapannya.
Bahkan kata dia, siap mengundurkan diri jika nanti mendaftar bersama Isdianto ke KPU Provinsi Kepri.
Karena memang hal itu adalah aturan yang berlaku bagi legislatif yang ingin mencalonkan di Pilkada.
Nama Suryani pada bursa bakal calon wakil gubernur Kepri ia katakan bukan tiba-tiba.
Dia menceritakan, dalam aturan internal partai, PKS menyelenggarakan pemilihan raya (Pemira) satu tahun sebelum Pilkada.
"Jadi keluar empat nama. Salah satunya saya. Proses di internal bukan tiba tiba," katanya.
Selain pandai berpolitik, sosok Suryani juga pintar berdakwah Agama. Bahkan, ia aktif dalam dakwah majelis taklim. Ia mempunyai tips menjaga konstituen selama tiga periode pemulihan langsung.
• Rekomendasi Bagi Pasangan Soerya dan Iman dari DPP PDIP Belum Turun, Soerya: Masih Bertahap
"Yaitu silaturahim. Harus sering silahturahim. Setidaknya lewat media sosial. Misalkan warga melaporkan selokan air kurang besar, rumah ibadah buruh renovasi. Nah di sini peran kita," katanya.
Bagi Suryani, perempuan masuk ke dunia politik bukan sesuatu yang mustahil. Ia mengatakan, bahkan tanpa disadari setiap tindakan manusia merupakan politik. Untuk itu, ketika ia terjun ke politik akan memberikan sumbangsih kebijakan yang lebih kepada masyarakat.
"Tujuannya Sengan terjun ke dunia politik bisa memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat. Itu saja sih," kata wanita kelahiran tahun 1974 dan hobi traveling ini.
Ia menilai, potensi Kepri sangat patut diacungi jempol. Ia mengatakan, potensi Kepri maritimnya luar biasa, karena luas laut 96 persen.
"Kelautan dan perikanan, pariwisata. Ketika dieksplorasi sangat menambah pundi-pundi PAD. Letak geografis Kepri yang berada di jalur Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan internasional. Saya kira, ini harus dimantapkan ke depan. Tentu, melalui kebijakan bersama bukan hanya saya," ujarnya.(TribunBatam.id/leo halawa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1706_suryani.jpg)