Breaking News:

VIRUS CORONA DI KARIMUN

Pasien Terkonfirmasi Corona di Karimun Punya Gejala Awal DBD, Seorang Camat Suspek Virus Corona

Rapid tes dilakukan Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim untuk memantau apakah keduanya terindikasi Covid-19 atau tidak.

TRIBUNBATAM.id/SON
Ilustrasi Covid-19 - Pasien terkonfirmasi Covid-19 nomor 7 di Karimun memiliki gejala awal demam berdarah. Seorang camat di Karimun kini berstatus suspek Covid-19. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Pasien terkonfirmasi Covid-19 nomor 7 di Karimun memiliki gejala awal Demam Berdarah.

Pria 51 tahun itu sebelumnya menjalani perawatan sejak 28 Juli 2020.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, seorang camat juga ditetapkan sebagai suspek virus Corona.

Ia diduga kontak erat dengan seorang perwira di Polres Karimun yang terkonfirmasi Covid-19.

"Yang kluster dari almarhum (perwira Polri jajaran Polres Karimun positif Covid-19) berkemungkinan dua, wartawan tadi dan Camat.

Cuma menurut informasi, tidaklah kontak erat secara langsung. Karena dari keluarganya (istrinya) non reaktif.

Kalau Camat tak ada gejala sama sekali dan masih tampak sehat," ungkap Rafiq, Jumat (31/7/2020).

Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim menjalani rapid tes.

Hal ini dilakukan setelah orang nomor satu dan nomor dua di Kabupaten Karimun itu melakukan lawatan kerja ke sejumlah daerah.

Rapid tes dilakukan untuk memantau apakah keduanya terindikasi Covid-19 atau tidak.

Aunur Rafiq mengakui telah menjalani pemeriksaan antibody secara cepat itu. Hasilnya, ia dinyatakan non reaktif.

"Karena saya ada kunjungan ke daerah, makanya saya mengikuti rapid test ini. Alhamdulillah non reaktif," kata Rafiq.

Untuk Anwar Hasyim dikabarkan sempat menghadiri kegiatan yang dilakukan oleh Gubernur Kepri, Isdianto beberapa waktu lalu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved