TRIBUN WIKI
Mengenal Albinisme, Kulit Putih Akibat Kekurangan Melanin, Termasuk Kelainan Genetik
Albinisme adalah kondisi kelainan sejak lahir yang menyebabkan pengidapnya mengalami kekurangan melanin
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Albinisme lebih dikenal dengan istilah albino kalangan masyarakat umum.
Ini adalah kondisi kelainan sejak lahir yang menyebabkan pengidapnya mengalami kekurangan melanin atau bahkan sama sekali tidak memiliki pigmen tersebut.
Oleh sebab itu, warna kulit, rambut dan mata pada pengidap albinisme berwarna pucat dan cenderung berwarna putih.
Pengidap albinisme masih bisa melakukan kegiatan sehari-hari seperti orang normal pada umumnya.
Meski tidak bisa disembuhkan, tetapi bukan berarti pengidapnya tidak bisa menjalani kehidupan secara normal.
Pengidap albinisme masih bisa melakukan kegiatan sehari-hari seperti orang normal pada umumnya.
Penyebab
Perubahan atau disebut juga mutasi gen menjadi penyebab albinisme.
Akibat perubahan gen ini, produksi melanin terganggu, menjadi berkurang drastis, atau tidak ada sama sekali.
Perlu diketahui bahwa ada dua jenis albinisme, yaitu albinisme okular dan okulokutaneus.
Albinisme okular dapat memengaruhi penglihatan daripada rambut, kulit, atau mata.
Albinisme jenis ini hanya memengaruhi mata, sehingga secara penampilan tetap terlihat normal, meski pada sebagian kecil kulit masih terlihat pucat.
Albinisme okular sebagian besar terjadi pada laki-laki dan disebabkan oleh mutasi gen pada kromosom-X.
Jenis albinisme ini masih sangat jarang terjadi.
Sedangkan, albinisme okulokutaneus merupakan jenis yang paling umum terjadi dan berdampak pada perubahan warna rambut, kulit, dan mata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-albinisme.jpg)