Rabu, 13 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Sejarah dan Perkembangan Olahraga Bulu Tangkis, Bermula Sejak 2000 Tahun Lalu

Piala Thomas dan Uber 2020 akan berlangsung di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober mendatang. Begini sejarah olahraga bulu tangkis.

Tayang:
threader.app
Liem Swie King, pebulu tangkis legendaris Indonesia - begini sejarah olahraga bulu tangkis. 

Permainan Jianzi menggunakan kok, tapi tanpa raket. Sebagai gantinya, raket diganti dengan kaki. Aturan Jianzi pun sama dengan bulu tangkis, yakni menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.

Jejak bulu tangkis mulai mendunia

Di tahun 1800-an, orang Inggris sebenarnya juga memiliki permainan tradisional yang populer di kalangan anak-anak.

Nama permainan itu adalah Battledores and Shuttlecocks.

Anak-anak Inggris pada waktu itu menggunakan dayung atau tongkat (Battledores).

Pemain harus menjaga agar kok tetap di udara dan jangan sampai menyentuh tanah atau lantai.

Permainan ini sangat populer di mainkan di jalanan London pada tahun 1854.

Orang Inggris kemudian membawa permainan ini ke Jepang, China, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia.

Permainan ini dengan cepat menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat.

Beberapa sumber menyebut olahraga kompetitif bulu tangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring di tengah area permainan dan memainkannya secara bersaingan.

Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenal sebagai Poona pada masa itu.

Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an.

Namun ada juga yang mengatakan, permainan bulu tangkis mulai dikenal dunia pada abad ke-17 berkat Badminton House.

Disebutkan, keluarga Duke of Beaufort, pemilik Badminton House, mengadakan perlombaan bulu tangkis di Istana.

Lewat permainan Battledore and Shuttlecocks, panitia penyelenggara memodifikasi permainan dengan menggunakan tali di tengah area permainan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved