TRIBUN WIKI
Sebabkan Bayi Lahir Prematur, Kenali Penyebab dan Tanda Ketuban Pecah Dini, Apa Bahayanya?
Ketuban pecah dini berisiko membuat bayi lahir secara prematur. Kondisi ini berupa pecahnya selaput ketuban sebelum waktu persalinan dimulai.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Selama masa kehamilan, kesehatan ibu dan janin menjadi poin utama yang harus dijaga.
Hal ini tak lain agar bayi tetap sehat dan selamat hingga persalinan.
Sayangnya, ada beberapa kondisi yang menjadi kendala selama masa mengandung.
Salah satunya adalah ketuban pecah dini.
Ketuban menjadi cairan yang sangat penting bagi perkembangan janin.
Fungsi utamanya adalah melindungi dan menopang janin selama berada di dalam rahim.
Ketuban pecah dini atau premature rupture of memberanes (PROM) adalah salah satu penyebab komplikasi kehamilan yang dikhawatirkan oleh para tenaga medis.
Pasalnya, ketuban pecah dini berisiko membuat bayi lahir secara prematur.
Ketuban pecah dini dapat dipahami sebagai pecahnya selaput ketuban sebelum waktu persalinan dimulai.
Kondisi ini dapat terjadi baik sebelum janin matang dalam kandungan atau di bawah 37 minggu usia kehamilan, maupun setelah janin matang.
Semakin awal terjadinya ketuban pecah pada masa kehamilan, maka bisa dianggap kondisi tersebut makin serius.
Penyebab ketuban pecah dini
Melansir Buku Goresan Tangan Spesialis Kandungan (2014) oleh Dr HM Andalas, Sp.OG, peluang ketuban pecah dini dilaporkan sekitar 3 persen dari populasi wanita hamil.
Penyebab ketuban pecah dini sesungguhnya belum diketahui secara pasti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/01072020ilustrasi-hamil.jpg)