TRIBUN WIKI
Melamun Terus-terusan Hingga Teralihkan dari Dunia Nyata, Apa Itu Maladaptive Day Dreaming?
Maladaptive day dreaming merupakan kondisi di mana seseorang melamun secara intensif sehinggga teralihkan dari kehidupan nyata.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Sadar atau tidak, kita sering mendapati diri kita melamun di saat-saat tertentu.
Umumnya, aktivitas ini terjadi saat kita tidak melakukan kegiatan apapun.
Bahkan tak jarang aktivitas melamun dilakukan secara berlarut-larut hingga membuang waktu.
Jika itu sering terjadi, kemungkinan besar Anda mengalami maladaptive daydreaming.
Kondisi kejiawaan ini pertama kali diidentifikasi oleh Profesor Eliezer Somer dari University of Haifa di Israel.
Meski bukan termasuk bagian dari gangguan kejiwaan secara resmi, para ahli setuju kondisi ini bisa menimbulkan gangguan dan efek nyata pada kehidupan sehari-hari penderitanya.
Maladaptive day dreaming merupakan kondisi di mana seseorang melamun secara intensif sehinggga teralihkan dari kehidupan nyata.
Ada banyak hal yang bisa menjadi pemicunya, antara lain sebagai berikut:
- Topik pembicaraan
- Rangsangan sensorik
- Pengalaman fisik.
Gejala
Melansir Kompas dari laman Healthline, seseorang yang mengalami maladaptive daydreaming bisa mengalami hal-hal berikut:
- Lamunan yang sangat jelas dengan karakter mereka sendiri, pengaturan, plot, dan detail lainnya, seperti fitur cerita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-melamunn.jpg)