Fakta Unik Jamu Cap Nyonya Meneer Legendaris, Sudah Ada Sejak 1919 dan Ini Sosok Meneer Sebenarnya
Menelusuri jejak masa lalu jamu Nyonya Meneer sangat menarik, karena penuh liku-liku.
Pada pendudukan Belanda, tahun 1900an, merupakan masa penuh keprihatinan dan sulit.
Saat itu suaminya sakit keras dan berbagai upaya penyembuhan sia-sia.
Akhirnya, Nyonya Meneer mencoba meramu jamu Jawa yang diajarkan orang tuanya.
Berkat jamu tersebut, suaminya sembuh.
Sejak saat itu, Meneer lebih giat lagi meramu jamu Jawa untuk menolong keluarga, tetangga, kerabat maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Awal mula label Nyonya Meneer
Meneer kemudian mencantumkan nama dan potretnya pada kemasan jamu produknya.
Tujuan mencantumkan potret itu untuk membina hubungan yang lebih akrab dengan masyarakat yang lebih luas.
Bisnisnya tidak langsung besar. Ia merintisnya dari kecil dengan sabar dan telaten.

Berbekal perabotan dapur biasa, usaha keluarga ini terus memperluas penjualan ke kota-kota sekitar
Perkembangan bisnis Nyonya Meneer
Beberapa waktu setelah merintis bisnis, tepatnya pada 1919 lahirlah merk jamu legendaris Jamu Cap Potret Nyonya Meneer.
Pada 1919, atas dorongan keluarga berdirilah Jamu Cap Potret Nyonya Meneer yang kemudian menjadi cikal bakal salah satu industri jamu terbesar di Indonesia.
Selain mendirikan pabrik, Nyonya Meneer juga membuka toko di Jalan Pedamaran 92, Semarang.
Perusahaan keluarga ini terus berkembang dengan bantuan anak-anaknya yang mulai besar.