Rabu, 3 Juni 2026

Ngamuk Ditegur Main Hp di Pesawat Garuda, Putra Bungsu Amin Rais Tantang Wakil Ketua KPK

Insiden perdebatan panas antara putra bungsu Amien Rais dengan Nawawi Pamolango tersebut terjadi saat keduanya menaiki pesawat Garuda Indonesia tujuan

Tayang:
Youtube/KompasTV
Muntaz Rais, putra Amien Rais, dilaporkan ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta imbas terjadinya keributan di maskapai Garuda Indonesia 

TRIBUNBATAM.id - Perdebatan panas terjadi antara putra bungsu politikus senior Amien Rais, Muntaz Rais dengan Wakil Ketua KPK Nawai Pamolango.

Insiden perdebatan panas antara putra bungsu Amien Rais dengan Nawawi Pamolango tersebut terjadi saat keduanya menaiki pesawat Garuda Indonesia tujuan Makassar-Jakarta, Rabu (13/8/2020).

Hal ini diamini langsung oleh Dirut Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra.

tribunnews
Muntaz Rais, putra Amien Rais, dilaporkan ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta imbas terjadinya keributan di maskapai Garuda Indonesia. (Youtube/KompasTV)

"Peristiwa tersebut dipicu oleh salah satu penumpang di kelas bisnis yang kedapatan menggunakan handphone ketika pesawat tengah boarding dari Gorontalo dan ketika pesawat tengah melakukan refueling sewaktu transit di Makassar," ujar Irfan kepada Warta Kota, Kamis (13/8/2020).

Muntaz Rais saat itu sedang asyik menelepon bahkan suaranya semakin keras.

Kemudian ditegur oleh Cabin Crew namun tidak mengindahkan.

Ketika ditegur ketiga kalinya yang bersangkutan malah membentak - bentak Cabin Crew.

Pamolangi Nawawi yang berada di dalam pesawat dengannya berupaya agar putra Amien Rais ini patuh aturan dan jangan memarahi petugas.

Akan tetap Muntaz Rais Ahmad ini tidak terima. Dan berbalik marah dengan Wakil Ketua KPK itu.

"Sesuai aturan keselamatan penerbangan, awak kabin telah menyampaikan reminder kepada penumpang itu sebanyak tiga kali."

"Namun demikian penumpang yang dimaksud tidak mengindahkan pemberitahuan tersebut serta menyampaikan teguran kepada awak kabin yang bermaksud mengingatkan," ucapnya.

"Hal tersebut mengakibatkan penumpang lain yang juga duduk di kelas bisnis turut menegur penumpang bersangkutan sehingga adu argumen antar penumpang," sambung Irfan.

Irfan menyatakan bahwa Garuda Indonesia tidak akan memberikan toleransi terhadap pihak yang kedapatan dengan sengaja melanggar aturan keselamatan penerbangan.

"Dirinya memastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap awak kabid yang mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan khususnya ketika berupaya menerapkan aturan keselamatan penerbangan terhadap penumpang.

"Ada pun atas laporan salah satu penumpang yang terlibat adu argumen ini tengah ditangani oleh pihak berwajib," ungkapnya.

Laporan Lisan Nawawi

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Adi Nugroho membenarkan mengenai insiden tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved