Minggu, 7 Juni 2026

LIGA INGGRIS

Dihina Lewat Online, Pemain Brighton Lapor ke Premier League, Minta Polisi Singapura Cari Orangnya

Pelecehan online yang diterima oleh Maupay telah dilaporkan ke Liga Premier melalui sistem pelaporan pelecehan online

Tayang:
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
twitter.com/@OfficialBHAFC
Pemain Brighton Neal Maupay, mendapat perlakuan tidak menyenangkan lewat online 

Editor Nandarson

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Seseorang yang terdeteksi dari Singapura mengirim pesan yang bernada 'mengancam' dan 'kasar' secara online kepada pemain dari Brighton & Hove Albion,  Neal Maupay.

Premier League dalam pernyataan resminya, Kamis (13/8/2020) menyebutkan, penyelidik telah melacak lokasi orang yang bertanggung jawab atas "tindakan pelecehan online yang serius" terhadap Maupay.

Tidak disebutkan seperti apa pelecehan dan ancaman yang ditulis secara online dan melalui platform media online apa pelaku melakukannya.

UPDATE Transfer Arsenal - Mesut Oezil Pilih Bertahan di Emirates, Arsenal Segera Umumkan Willian?

Atletico Tersingkir di Liga Champions, Diego Simeone Tak Mau Cari Alasan: Selamat Buat Leipzig

Julian Nagelsmann Antar Leipzig di Semifinal UCL di Usia 32 Tahun, Lebih Muda dari Cristiano Ronaldo

Premier League telah melaporkan kasus ini ke pihak Kepolisian Singapura, Singapore Police Force (SPF).

Pelecehan online yang diterima oleh Maupay telah dilaporkan ke Liga Premier melalui sistem pelaporan pelecehan online.

Tim investigasi Premier League telah bekerja sama dengan klub dan pemain untuk meninjau kasus tersebut.

Liga Premier menambahkan mereka menanggapi penyalahgunaan online tersebut dengan serius dan berkomitmen untuk mendukung pemain, manajer, dan keluarga mereka yang menerima pesan semacam itu.

Ini meluncurkan sistem pelaporan respon cepat melalui online sejak Juni 2020 lalu.

"Pelecehan yang diterima Neal sepenuhnya tidak dapat diterima. Kami segera menanggapi untuk mencari keadilan atas namanya, yang dalam kasus ini berarti mengidentifikasi pelaku, melacak mereka ke tempat tinggal mereka, dan kemudian melakukan tindakan hukum yang sesuai," kata Kepala eksekutif Liga Premier Richard Masters.

"Kami menanggapi setiap laporan yang diberikan kepada kami dengan sangat serius dan kami akan menggunakan semua sumber daya yang memungkinkan dalam mendukung para pemain dan manajer kami untuk menyelidiki insiden, terlepas dari di mana pelaku berada."

Tim investigasi Liga Premier telah bekerja dengan klub dan Neal untuk meninjau kasus tersebut.

Penyelidik Liga Premier yakin mereka telah melacak lokasi orang yang bertanggung jawab itu berada di Singapura dan sekarang telah mengajukan pengaduan resmi ke polisi.

Liga Premier bekerja sama dengan otoritas lokal dan akan mendukung semua tindakan hukum berikutnya atas nama Maupay. (tribunbatam.id/son)

sumber: premierleague.com, straitstimes.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved