Senin, 8 Juni 2026

Green Bank, Kota Ini Tak Punya Sinyal Ponsel, WiFi dan TV, Terungkap Alasannya

Green Bank, sebuah kota di Pocahontas Country, Virginia Barat, Amerika Serikat, mungkin menjadi tempat hunian paling tenang di muka Bumi ini.

Tayang:
wfxrtv.com
Teleskop radio terbesar di Bumi yang diberi nama The Robert C Byrd, Green Bank Telescope (GBT) 

TRIBUNBATAM.id - Hampir seluruh dunia tahu Internet, radio maupun tv, meskipun tak semua wilayah terjangkau gelombang atau signalnya.

Mngkin sebagian besar penduduk bumi ini sudah mengenalnya bukan?

Benda-benda yang disebutkan tadi cukup akrab di sekitar kita, apalagi di negara maju.

Namun ternyata tidak semua negara maju sudah menggunakan ragam teknologi tadi.

Melansir Kompastv yang mengutip Amusing Planet, Green Bank, sebuah kota di Pocahontas Country, Virginia Barat, Amerika Serikat, mungkin menjadi tempat hunian paling tenang di muka Bumi ini.

Kenapa demikian?

Sebab kota ini tak memiliki sinyal ponsel, tak ada jaringan internet (WiFi), bahkan tak ada radio dan televisi.

Namun kesunyian akibat tak ada sinyal dan jaringan internet tadi tak membuat warganya terbelakang secara teknologi, justru sebaliknya.

Karena di kota ini berdiri sebuah teleskop radio terbesar di Bumi yang diberi nama The Robert C Byrd, Green Bank Telescope (GBT), yang pengoperasiannya langsung ditangani oleh National Radio Astronomy Observatory.

Itulah sebabnya, mengapa kota ini tak boleh bereaksi dengan sembarang elektromagnetik yang di hasilkan alat-alat teknologi tadi.

Teleskop radio bekerja dengan mendeteksi gelombang elektromagnetik yang datang dari galaksi jauh.

Sinyal-sinyal ini sangat redup sehingga pancaran gelombang radio sekecil apapun dari gadget elektronik dapat mengganggu pembacaan teleskop radio.

Karena alasan ini, semua ponsel, Wi-Fi, radio, dan perangkat komunikasi lainnya dilarang di sini.

Bisakah anda bayangkan jika keseharian anda tanpa radio yang memutar musik, tak ada sinetron dan film yang diputar di televisi, bahkan mobil yang berbahan bakar bensin juga tak diperbolehkan.

Karena mesin bensin menggunakan busi untuk menyalakan campuran bahan bakar-udara, dan percikan api listrik menghasilkan gelombang elektromagnetik.

Anehnya, 140 orang warga yang tinggal di kota ini mengaku baik-baik saja bahkan merasa lebih bahagia.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved