TRIBUN WIKI
Mengenang Proses Perumusan Naskah Proklamasi, dari Peristiwa Rengasdengklok hingga Diketik Rapi
Proklamasi tidak bisa dilepaskan dengan Peristiwa Rengasdengklok, yang bermula dari persilangan pendapat antara golongan tua dan golongan muda.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Sejarah kemerdekaan Indonesia tak bisa dilepaskan dari naskah proklamasi.
Naskah ini memiliki sejarah yang panjang.
Selain itu, ada beberapa versi penulisan.
Pertama, konsep naskah ditulis oleh Ir Soekarno pada selembar kertas blocknote berwarna putih.
Sementara itu, versi lain sudah diketik dengan rapi oleh Sayuti Melik.
Penyusunan di Rengasdengklok
Proklamasi tidak bisa dilepaskan dengan Peristiwa Rengasdengklok, yang bermula dari persilangan pendapat antara golongan tua dan golongan muda.
Golongan muda menganggap golongan tua terlalu kompromis dan hanya menunggu kemerdekaan dari Jepang.
Sebaliknya, golongan muda ingin segera dilakukan proklamasi.
Mereka tak rela mendapat hadiah kemerdekaan dari Jepang.
Kemudian mereka membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok.
Di sana, mereka mulai merundingkan proklamasi kemerdekaan.
Penulisan
Penulisan naskah proklamasi dilakukan di rumah Laksamana Maeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/naskah-proklamasi.jpg)