Helikopter Raksasa AS Seharga Rp 314 Miliar Bantu BNPB Beraksi, Sewa Black Hawk Tangani Bencana
Dua armada helikopter didatangkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendukung penanganan bencana di Tanah Air
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni dalam upaya penanganan darurat, BNPB dapat memanfaatkan helikopter Chinook ini.
Setelah selesai melakukan uji coba untuk berbagai operasi penanganan darurat, pemanfaatannya akan dievaluasi.
Sementara itu, BNPB juga akan mengoperasikan helikopter jenis Sikorsky UH-60 Black Hawk.
• Berbobot 1,8 Kilogram, Ingenuity Jadi Helikopter Pertama yang Terbang ke Mars, Intip Kecanggihannya
Helikopter ini merupakan armada udara serbaguna.
Helikopter dengan mesin ganda dapat mengangkut 11 personel atau 6 tandu.
Helikopter jenis ini akan digunakan untuk mendukung operasi pengeboman air untuk karhutla.
Khusus jenis Sikorsky UH-60 Black Hawk, di pasar harga satu unit helikopter ini sekira Rp 314,8 miliar.
Kedua jenis armada tersebut melengkapi armada yang selalu digunakan, khususnya operasi karhutla, yakni helikopter jenis Kamov dan Mi-8.
Kapasitas kedua helikopter ini lebih sedikit dibandingkan kemampuan Chinook, sekitar 4.000 liter.
Dalam mempersiapkan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi karthula, BNPB mempersiapkan operasi teknologi modifikasi cuaca atau TMC serta pengerahan personel untuk mendukung Satuan Tugas (Satgas) Darat yang terdiri dari unsur gabungan, seperti BNPB, TNI, Polri, KLHK, pemerintah daerah, dunia usaha dan unsur masyarakat di enam provinsi yang sering dilanda karhutla.
Kemampuan Sikorsky UH-60 Black Hawk
Dikutip dari Wikipedia, Sikorsky UH-60 Black Hawk adalah helikopter serbaguna angkut menengah bermesin ganda yang diproduksi oleh Sikorsky Aircraft .
Sikorsky mengajukan desain S-70 untuk kompetisi Utility Tactical Transport Aircraft System (UTTAS) Angkatan Darat Amerika Serikat pada tahun 1972.
Tentara ditunjuk prototipe sebagai YUH-60A dan memilih Black Hawk sebagai pemenang program pada tahun 1976, setelah kompetisi fly-off dengan Boeing Vertol YUH-61 .
UH-60A memasuki dinas Angkatan Darat pada tahun 1979, untuk menggantikan Bell UH-1 Iroquois yang legendaris sebagai helikopter transportasi taktis Angkatan Darat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/helikopter-chinook.jpg)