Rabu, 20 Mei 2026

BATAM TERKINI

Mau Tes Jadi Abdi Negara, Warga Batam Padati RSBP Batam

Wakil Direktur RSBP Batam, dr Askar mengatakan, terjadi peningkatan permintaan pemeriksaan rapid test di RSBP Batam.

Tayang:
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Warga memadati Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam, Rabu (19/8/2020) untuk pemeriksaan rapid test 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ratusan warga Batam memadati Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam di Sekupang, Rabu (19/8/2020).

Pantauan Tribun, ratusan warga itu mengantre, mulai dari halaman gedung hingga ke dalam gedung lantai dasar layanan.

Delapan orang petugas Ditpam BP Batam dibantu empat customer care melakukan pelayanan di pintu masuk rumah sakit.

Tampak protokol kesehatan menjadi prioritas bagi layanan di RSBP Batam.

Para warga bergantian melakukan pemeriksaan rapid test. Ada 12 petugas laboratorium yang ditugaskan untuk pemeriksaan rapid test.

7 Pengedar Narkoba di Kepri Terancam Penjara 20 Tahun, Ditangkap di Batam dan Tanjungpinang

Pemerintah Terbitkan 4 Seri Prangko, Bawa Pesan Nilai Kebersamaan dan Perjuangan

Seorang warga Batam Center, Jandri mengaku, ikut pemeriksaan rapid test untuk mengikuti seleksi penerimaan tes Polri.

"Ya mau ikut tes Bintara Polri bang, harus melampirkan hasil pemeriksaan rapid test," ujarnya.

Pemeriksaan rapid test ini, lanjutnya, harus di rumah sakit besar. Makanya Jandri dan kawan-kawannya mengantre di RSBP Batam.

Tak hanya Jandri, ada ratusan warga lainnya yang ingin melakukan pemeriksaan rapid test Rabu ini.

Wakil Direktur RSBP Batam, dr Askar mengatakan, terjadi peningkatan permintaan pemeriksaan rapid test di RSBP Batam.

"Sejak kemarin, setiap hari tembus 296 orang yang melakukan rapid test, hari ini juga banyak," ujarnya.

Banyaknya warga yang melakukan rapid test ini untuk keperluan ikut penerimaan anggota Polri dan TNI.

"Hari ini permintaan pemeriksaan rapid test juga cukup meningkat, makanya medis kita kerja cukup ekstra," katanya.

Untuk rapid test per orang dikenakan biaya Rp 150.000 sudah termasuk surat keterangan kesehatan. Sementara untuk lama pemeriksaan hanya memakan waktu 15 menit.

Ia pun mengimbau agar setiap warga yang melakukan pemeriksaan dan memasuki wilayah RSBP Batam agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

(Tribunbatam.id/bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved