VIRUS CORONA DI BINTAN
Cegah Covid-19, Bupati Bintan Apri Sujadi Ajak Masyarakat Rutin Berolahraga
Selain belajar dan bekerja, beberapa kriteria olahraga yang sederhana juga efektif dan bisa dilakukan saat pandemi.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Aktivitas fisik ringan untuk meningkatkan imunitas tubuh penting selama pandemi Covid-19.
Selain belajar dan bekerja, beberapa kriteria olahraga yang sederhana juga efektif dan bisa dilakukan saat pandemi.
Kegiatan olahraga yang bisa dilakukan yaitu senam, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan.
“Berolahraga terbukti bisa meningkatkan imunitas tubuh. Selain sehat, kita juga harus menjaga tubuh agar tetap bugar.
Beberapa pilihan olahraga juga harus kita sikapi dengan bijak diantaranya dengan penerapan aturan protokol kesehatan yang ketat," tutur Bupati Bintan, Apri Sujadi sesudah menyerahkan sejumlah peralatan olahraga di Kantor Camat Toapaya, Rabu (19/8) kemarin.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Hasfi Handra menuturkan, perlengkapan bantuan peralatan olahraga diberikan untuk mendukung aktivitas olahraga.
Aktifitas fisik, diharapkan bisa dilakukan guna membuat badan tetap bugar saat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Saat melakukan olahraga fisik juga dianjurkan untuk tidak dilakukan secara berlebihan dengan intensitas yang tinggi, hal tersebut dikarenakan bisa mengganggu kesehatan.
Disarankan frekuensi olahraga fisik dapat dilakukan 3-5 kali per minggu, dengan intensitas sedang dan durasi selama 30-45 menit.
Namun, hal yang paling penting adalah minum 30 menit sebelum berolahraga dan setelahnya guna mengganti jumlah cairan yang keluar lewat keringat.
"Lantas jika ingin berolahraga di luar ruangan saat pandemi corona, pastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit dan direkomendasikan untuk tetap menjaga jarak aman," ucapnya.
Virus Corona di Bintan
Seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri meninggal dunia.
Pasien nomor 25 berinisial ZI ini, diketahui seorang dokter dan orang tuanya yang berada di Tanjunguban.
• Kadisdik Tanjungpinang Ikut SKB 4 Menteri, Tuntaskan Seragam Sekolah Gratis Tingkat SD dan SMP
• Update Kasus Covid-19 di Kepri, Suspek 202, Konfirmasi Dirawat 205 hingga Kamis, 20 Agustus
Ia sebelumnya dirawat di RS Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang sebelum menhembuskan napas terakhirnya, Selasa (18/8) malam sekira pukul 22.00 WIB.
Dari informasi yang berhasil dihimpun TribunBatam.id, pasien terkonfirmasi positif virus Corona itu diketahui baru pulang dari Jakarta untuk melayat ibunya yang meninggal di RSUD Engku Haji Daud (EHD) Tanjunguban, Selasa (4/8) lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan,dr Gama AF Isnaeni membenarkan pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia ini.
Gama juga mengakui, bahwa profesi pasien Covid-19 nomor 25 ini merupakan seorang dokter.
"Iya benar, kemarin malam pasien sudah dimakamkan dengan protokol kesehatan," ucap Gama, Rabu (19/8/2020).
Gama mengungkapkan, ZI sempat kontak dengan keluarganya di Tanjunguban dan Teluk Sebong.
Beberapa hari di Bintan, kesehatan ZI menurun hingga dirawat di rumah sakit.
Hasil swab test pun menyatakan jika ZI terkonfirmasi positif virus Corona.
Petugas kesehatan melakukan tracing dan tes swab pada keluarga ZI di Puskesmas Tanjunguban dan Teluk Sebong.
Dari hasil pemeriksaan, dua orang keluarga ZI terkonfirmasi positif virus Corona.
16 Orang Dinyatakan Sembuh
Kepala Desa Sri Bintan Jumiran (47) sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Meski begitu, ia masih menjalani karantina mandiri.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Bintan, dr Gama AF Isnaeni.
"Sudah dinyatakan sembuh, hasil tracing yang kontak dengan kepala desa juga negatif," terangnya, Selasa (18/8/2020).
Sementara itu, Camat Teluk Sebong, Sry Heny Utami menuturkan, pelayanan di Kantor Desa Sri Bintan akan segera berjalan normal setelah Kades dan staf di kantor desa itu dinyatakan negatif Covid-19.
"Untuk saat ini Kades masih melakukan karantina mandiri. Untuk aktivitas di kantor masih menunggu konfirmasi dari Kadinkes Bintan," ungkapnya.
Sry Heny mengimbau kepada masyarakat Kecamatan Teluk Sebong untuk taat dan patuh mengikuti protokol kesehatan.
"Salah satunya jika keluar rumah harus tetap menggunakan masker, cuci tangan dengan menggunakan sabun atau hand sanitizer dan menerapkan physical distancing guna pencegahan penyebaran covid-19," ujarnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)