Saat Donald Trump Minta Menjabat Presiden hingga 3 Periode, Bill Clinton Sebut Pemerintahan Kacau
Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan mengejutkan dengan mengusulkan dirinya seharusnya menjabat hingga 3 periode
Saat Donald Trump Minta Menjabat Presiden hingga 3 Periode, Bill Clinton Sebut Pemerintahan Kacau
TRIBUNBATAM.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan pernyataan mengejutkan.
Menurut Trump dirinya seharusnya menjabat hingga 3 periode karena kampanyenya pada 2016 dimata-matai.
Usulan itu ia sampaikan saat berkampanye di Oshkosh, Wisconsin.
• Presiden Donald Trump Mengeluh soal Rambut, Pemerintah AS Berniat Mengubah Aturan terkait Pancuran
• Michelle Obama Sebut Trump Presiden yang Salah, Berujung Marah-marah di Twitter
Dalam kampanyenya Senin (17/8/2020), massa terdengar meneriakkan four more years (empat tahun lalu) dan membuat Trump tersenyum.
"Kita akan memenangkan empat tahun lagi.
Setelah itu, kita akan kembali menenangkannya karena mereka memata-matai kampanye saya.
Seharusnya ada pengulangan," kata dia.
Padahal berdasarkan Amendemen Ke-22 Konstitusi AS yang disahkan pada 1947, presiden dibatasi hanya boleh berkuasa dua periode dengan total delapan tahun.
Batasan Periode
Dilansir The Sun Selasa (18/8/2020), Badan Penyelidik Federal (FBI) menyanggah klaim bahwa kampanye presiden 74 tahun itu dimata-matai.
Trump berada di area Midwest untuk menangkal momentum terpilihnya Joe Biden sebagai calon yang bakal diusung Partai Demokrat.
Saat berada di Mankata, Minnesota, presiden ke-45 AS itu menyebut Biden sebagai "boneka ekstremis sayap kiri" yang hendak menyapu perbatasan.
• Pemilihan Presiden Amerika Serikat 80 Hari Lagi, Joe Biden Khawatir Kalah dari Donald Trump
Kepada ratusan orang, sang petahana menyatakan jika sampai Joe Biden terpilih, maka kebebasan di AS bakal digantikan oleh fasisme.
"Fasis. Mereka fasis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/donald-trump-ketika-rambutnya-tertiup-angin.jpg)