ANGIN PUTING BELIUNG DI BULANG
Dua Rumah Warga di Pulau Buluh Kecamatan Buliang Rusak Dihantam Angin Kencang
Kapolsek Batuaji Kompol Jun Chaidir, mengatakan kejadian tersebut terjadi saat hujan deras diserta angin kencang menguyur Kota Batam.
"Pas kejadian tadi saya sedang istirahat siang di dalam kamar. Tiba-tiba saya mendengar ada teriakan dari warga sekitar.
Belum sempat keluar rumah, sesaat angin sudah datang dan merusak rumah saya," katanya.
Akibat kejadian ini, Dewi mengalami luka memar di bagian pinggul, akibat hantaman batako yang jatuh dari atas rumah miliknya.
Di tempat yang sama, Ketua RW 16 Kuabaidi membenarkan, jika dari kejadian ini puluhan rumah warga di RW 16 mengalami rusak yang cukup parah.
Kuabaidi mengatakan, angin puting beliung terjadi sekira pukul 12.35 Wib. Saat itu dia juga sedang istirahat siang.
"Saya awalnya kaget dengan teriakan warga. Pas saya keluar, saya melihat di langit sudah ada sampah yang beterbangan.
Sontak saya juga ikut teriak ke tetangga saya untuk keluar menyelamatkan diri," ujarnya.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," sambungnya.
Dia berharap dari Pemerintah Kota Batam bisa membantu meringankan beban warga yang terkena musibah.
"Mudah-mudahan pemerintah dapat membantu warga yang tertimpa musibah," tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah video beredar di grup-grup media sosial terkait insiden angin puting beliung, Sabtu (22/8/2020) siang.
Dari informasi yang beredar, kejadian itu terjadi di sekitar wilayah Bengkong, Batam, Kepri.
Mulai dari Ocarina mengarah ke Sungai Nayon, Bengkong Sadai. Ada juga yang menyebutkan angin puting beliung terjadi di sekitar Tanjung Buntung, Bengkong.
Di video itu terlihat pusaran angin kencang, sedangkan warna langit di dekatnya gelap.
Seng-seng dan sejumlah barang lainnya beterbangan dibuat angin saking kencangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/angin-kencang-rusak-rumah-di-tanjung-kawah-pulau-buluh.jpg)