Sabtu, 25 April 2026

ANGIN PUTING BELIUNG DI BULANG

Dua Rumah Warga di Pulau Buluh Kecamatan Buliang Rusak Dihantam Angin Kencang

Kapolsek Batuaji Kompol Jun Chaidir, mengatakan kejadian tersebut terjadi saat hujan deras diserta angin kencang menguyur Kota Batam.

|
TribunBatam.id/Istimewa
Foto rumah warga yang dihantam angin puting beliung di Tanjung Kawah, Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Minggu (23/8/2020). 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sebanyak dua rumah di Tanjung Kawah, Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Provinsi Kepri rusak dihantam angin kencang.

Satu rumah yag berlokasi di RT 08/RW 03 itu bahkan hampir seluruh atapnya terangkat akibat terkena angin kencang.

Sementara satu rumah lainnya kondisi atap setengah diterbangkan angin.

Kapolsek Batuaji Kompol Jun Chaidir, mengatakan kejadian tersebut terjadi saat hujan deras diserta angin kencang menguyur Kota Batam.

"Kejadiannya tadi pagi, dua rumah rusak pasah. Satu rumah tiangnya patah dan lantainya masuk ke laut," kata Jun Chaidir, Minggu (23/8/2020).

Dia menjelaskan saat kejadian tidak ada korban jiwa, hanya saja tiga keluarga harus diungsikan ke rumah warga lainnya.

"Anggota sudah turun kelapangan, membantu warga lainnya, melakukan perbaikan," ucapnya.

Dia juga mengatakan hujan yang terus turun sampai saat inj membuat warga terkendala untuk melakukan perbaikan.

"Mudah mudahan hujan bisa cepat reda, agar atap rumah yang diterbangkan angin cepat diperbaiki," harapnya.

Puting Beliung di Bengkong

Puluhan rumah warga di wilayah Bengkong Laut, Batam, Kepri porak-poranda akibat diterjang angin puting beliung, Sabtu (22/8/2020).

Pantauan Tribun Batam, hampir seluruh rumah mengalami kerusakan di bagian atap. Bahkan salah satu rumah yang terbuat dari papan mengalami rusak yang cukup parah, nyaris rata dengan tanah.

Selain itu, sejumlah pohon dan satu tiang listrik hampir tumbang dihempas angin puting beliung hingga mengakibatkan aliran listrik di wilayah ini padam hingga sore ini.

KISAH Aki Umar, Tinggal di Pondok Sederhana, Sukses Antarkan Anaknya Jadi Perawat di Anambas

Warga Desa Busung Bintan Bernapas Lega, Ganti Rugi Lahan Sejak Tahun 90-an Akhirnya Selesai

Dari beberapa wilayah yang terdampak, ada dua RT yang cukup parah kerusakannya yakni RT 01 dan RT 03 RW 016 di Bengkong. Dewi Kartika, pemilik rumah di Gang Damai RT 01 menceritakan, saat kejadian itu dia sedang istirahat siang.

"Pas kejadian tadi saya sedang istirahat siang di dalam kamar. Tiba-tiba saya mendengar ada teriakan dari warga sekitar.

Belum sempat keluar rumah, sesaat angin sudah datang dan merusak rumah saya," katanya.

Akibat kejadian ini, Dewi mengalami luka memar di bagian pinggul, akibat hantaman batako yang jatuh dari atas rumah miliknya.

Di tempat yang sama, Ketua RW 16 Kuabaidi membenarkan, jika dari kejadian ini puluhan rumah warga di RW 16 mengalami rusak yang cukup parah.

Kuabaidi mengatakan, angin puting beliung terjadi sekira pukul 12.35 Wib. Saat itu dia juga sedang istirahat siang.

"Saya awalnya kaget dengan teriakan warga. Pas saya keluar, saya melihat di langit sudah ada sampah yang beterbangan.

Sontak saya juga ikut teriak ke tetangga saya untuk keluar menyelamatkan diri," ujarnya.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," sambungnya.

Dia berharap dari Pemerintah Kota Batam bisa membantu meringankan beban warga yang terkena musibah.

"Mudah-mudahan pemerintah dapat membantu warga yang tertimpa musibah," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah video beredar di grup-grup media sosial terkait insiden angin puting beliung, Sabtu (22/8/2020) siang.

Dari informasi yang beredar, kejadian itu terjadi di sekitar wilayah Bengkong, Batam, Kepri.

Mulai dari Ocarina mengarah ke Sungai Nayon, Bengkong Sadai. Ada juga yang menyebutkan angin puting beliung terjadi di sekitar Tanjung Buntung, Bengkong.

Di video itu terlihat pusaran angin kencang, sedangkan warna langit di dekatnya gelap.

Seng-seng dan sejumlah barang lainnya beterbangan dibuat angin saking kencangnya.

"Allah...Allah," kata seseorang saat merekam angin puting beliung di video berdurasi 39 detik.

Di video lainnya, terlihat pengendara motor maupun mobil menghentikan laju kendaraan mereka karena melihat pusaran angin kencang itu.

"Allahu Akbar...Allahu Akbar," kata seorang pria.

Iapun mengaku cukup 'ngeri' melihat pusaran angin kencang itu, apalagi jika berada di bawah pusaran angin.

Seorang warga Bengkong, Fitri membenarkan ada angin kencang.

Namun saat itu ia tak melihat langsung karena sedang berada di dalam rumah.

"Tadi dikasih tahu teman ada angin puting beliung. Katanya dekat-dekat Tanjung Buntung," kata Fitri kepada Tribunbatam.id.

Belum diketahui pasti apakah ada korban jiwa dalam insiden angin kencang ini. Termasuk jumlah kerugian materi.

Sementara dari foto-foto pasca angin kencang itu, terlihat beberapa atap rumah warga rusak. Seng-seng berhamburan. (TribunBatam.id/Ian Sitanggang/Alamudin Hamapu/Dewi Haryati)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved