Kamis, 7 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Keringat Berlebihan Meski Tak Beraktivitas Fisik, Apa Itu Hiperhidrosis?

Hiperhidrosis adalah kondisi ketika produksi keringat berlebihan, dan tidak berkaitan dengan aktivitas fisik ataupun suhu udara.

Tayang:
freepik.com
ILUSTRASI - Hiperhidrosis adalah kondisi ketika produksi keringat berlebihan, dan tidak berkaitan dengan aktivitas fisik ataupun suhu udara. 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Keringat merupakan cairan alami  yang diproduksi oleh kelenjar keringat untuk menjaga suhu tubuh agar tetap normal.

Ada tiga hingga empat juta kelenjar keringat yang tersebar di seluruh tubuh, dan beberapa yang paling banyak terdapat di ketiak, telapak tangan, hingga telapak kaki.

Cairan keringat mengandung air, garam, dan lemak.

Umumnya, manusia berkeringat saat sedang berolahraga, kepanasan, hingga stres.

Pada beberapa kondisi, tubuh bisa memproduksi keringat lebih banyak dari biasanya.

Kondisi ini disebut hiperhidrosis.

Hiperhidrosis adalah kondisi ketika produksi keringat berlebihan, dan tidak berkaitan dengan aktivitas fisik ataupun suhu udara.

Pengidap gangguan ini merasa bajunya cepat basah dan telapak tangan sering berkeringat.

 Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, hiperhidrosis juga dapat menurunkan kualitas hidup pengidapnya, akibat rasa cemas dan malu.

Penyebab

Penyebab hiperhidrosis primer belum diketahui secara pasti, tetapi faktor genetik memiliki peranan penting. 

Hiperhidrosis primer umumnya terjadi pada telapak tangan, telapak kaki, dan terkadang di wajah.

Penyebab hiperhidrosis sekunder adalah kondisi medis tertentu, seperti penggunaan obat-obatan tertentu, diabetes, menopause, kadar gula darah rendah, hipertiroid, serangan jantung, penyakit infeksi, kanker, tuberkulosis, Parkinson, dan stroke. 

Hiperhidrosis sekunder timbul hampir di seluruh tubuh.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved