Catat 332 Kasus Baru, Korea Selatan Laporkan Infeksi Harian Covid-19 Tertinggi Sejak Maret
Korea Selatan kembali mencata lonjakan kasus Covid-19 di negaranya. Bahkan menjadi peningkatan kasus harian tertinggi Covid-19 sejak awal Maret 2020.
Editor: Putri Larasati Anggiawan
TRIBUNBATAM.id, SEOUL - Korea Selatan kembali mencata lonjakan kasus virus Corona atau Covid-19 di negaranya.
Otoritas kesehatan mencatat peningkatan kasus harian tertinggi Covid-19 sejak awal Maret di Korea Selatan pada Minggu (23/8/2020) kemarin.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) .
Melansir Reuters, Minggu (23/8/2020), KCDC melaporkan 397 infeksi baru pada Sabtu.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari hari sebelumnya yang mencatat ada 332 kasus baru.
Kondisi terbaru ini juga menandai lebih dari tiga minggu kasus harian baru virus Corona di Korea Selatan menunjukkan tiga digit angka.
• virus Corona Meningkat Tajam, Korea Selatan kini di Ambang Pandemi Nasional
Peningkatan yang terjadi membuat jumlah total infeksi Covid-19 yang telah terjadi di negara tersebut menjadi seanyak 17.399 kasus, dengan 309 kasus kematian.
Sebelumnya, pemerintah Korea Selatan telah menggunakan strategi penelusuran kontak dan pengujian yang luas untuk mengendalikan gelombang pertama wabah virus Corona.
Namun, negara ini kembali mengalami wabah dalam beberapa minggu terakhir, kebanyakan di daerah ibu kota Seoul dengan populasi yang padat dan wilayah sekitarnya.
Aturan
Diberitakan The Guardian, pemerintah Korea Selatan telah memberlakukan kembali aturan jarak fisik tingkat dua.
Selain itu, ada juga pembatasan pertemuan besar, larangan kegiatan atau pertemuan gereja tatap muka, serta penutupan klub malam, bar, karaoke, hingga tempat makan bufet.
Sejak Minggu (23/8/2020), pemerintah memperluas aturan ini ke daerah-daerah lain di negara tersebut.
Namun, di daerah selain Seoul, pedoman ini lebih menjadi rekomendasi, bukan kewajiban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/melakukan-lebih-banyak-test-virus-corona-mengurangi-tingkat-penyebaran.jpg)