Cerita Ganjar Pranowo saat Pindah Rumah, Undang Tetangga Tapi Tak Ada Datang: Ke Rumah Cuma Tidur
Cerita Ganjar Pranowo ke Boy William saat ia pertama kali pindah rumah dinas, tidak ada yang datang saat undang tetangga sekitar.
Editor: Mona Andriani
TRIBUNBATAM.ID - Cerita Ganjar Pranowo saat pindah rumah dinas Gubernur Jawa Tengah.
Hal ini menjadi pengalaman pertama kalinya bagi Gubernur Jawa Tengah saat berpindah hunian.
Hal ini terungkap dalam youtube Boy William bersama Ganjar Pranowo.
• Catet, Inilah 10 Tanaman Obat-obatan yang Bisa Ditanam Sendiri di Rumah
Pertama kali akan menghuni rumah dinas, Ganjar pun mengaku membagikan undangan kepada para tetangga yang tinggal di sekitar rumah dinas.
Undangan tersebut niatnya sebagai awal perkenalan karena dirinya dan keluarga baru saja menempati rumah yang disediakan oleh pemerintah.
Namun ketika waktu acara tiba, tak ada satu pun tetangga yang datang ke rumah untuk memenuhi undangannya.
"Jadi waktu saya pindah, tetangga saya undang semua ke sini," kata Ganjar.
"Tak kasih undangan 'saya orang baru' begitu," lanjutnya.
"Dan enggak ada yang datang," katanya sambil senyum mengingat momen tersebut.
Ganjar pun akhirnya menjelaskan alasan para tetangganya itu tak memenuhi undangannya.
"Ternyata karena mereka juga orang sibuk, kayaknya ke rumah juga cuma tidur," ungkap Ganjar kepada Boy.
"Akhirnya saya anterin makanan, baru besoknya mereka datang," lanjutnya.
Para tetangganya itu meminta maaf karena tak bisa menyempatkan hadir ke rumah.
Ganjar juga menceritakan soal kehidupan masa kecilnya kepada Boy William.
Tonton momennya di bawah ini:
Ganjar Pamer Kaus 'Bojoku Galak'
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memamerkan kaus hitam bertuliskan 'bojoku galak, yoo wes ben'.
Kaus berwarna hitam dengan tulisan berwarna putih dan merah.
Foto ia menggunakan kaus tersebut diunggah ke akun media sosialnya, Minggu (5/7/2020).
Tampak Ganjar dengan pose tawa lepasnya.
Pada unggahan itu, Ganjar pun menuliskan captionnya.
"Yang penting kamu bahagia, dek. Aku gampang," tulis Ganjar pada unggahannya.
Gara-gara Ganjar memakai kaus tersebut, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti pun ikut berkomentar.
Susi pun memberikan ide baru untuk kaus yang seharusnya dipakai Ganjar.
Perempuan yang kerap berdandan nyenterik itu meminta Ganjar untuk mengubah tulisan di kausnya dengan gambar wajah Susi.
Selain itu diminta pula untuk menuliskan 'tenggelamkan'.
"Gambaren muka susi terus tulis tenggelamkan .. tidak usah bilang galak orang pasti sudah takut," tulis Susi pada unggahannya.
Susi Pudjiastuti Sentil Ganjar
Susi Pudjiastuti dibuat heran dengan respons cepat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, terkait warga yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi Corona (Covid-19).
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) ini awalnya memberitahu Ganjar terkait kabar warga yang butuh bantuan.
Warga tersebut diketahui tinggal di Semarang Timur, Jawa Tengah.
Kabar didapat Susi melalui sebuah pesan pribadi di akun Twitternya, @susipudjiastuti, Kamis (16/4/2020).
"Saya WA Pak Ganjar pemintaan tolong dari DM ehh.. cepat," tulis Susi di akunnya.
Berikut isi pesan Susi yang dikirimkan kepada Ganjar.
Dear ibu, ada single mother perlu bantuan urgently di Semarang Timur.
Tidak bisa masuk program pemda.
Pekerja harian yang lost income.
Kesulitan beli makanan.
085641121250, namanya Laras. Trims.
Ganjar pun kemudian langsung memberikan balasan untuk menanyakan nama warga yang butuh bantuan tersebut.
"Oke, nama beliau?" tanya Ganjar.
"Ada di pesan, benar atau tidaknya bapak cek saja," jawab Susi.
Ganjar pun hanya menjawab dengan satu kata, yakni 'ok'.
Seusai merespons pesan dari Susi, Ganjar pun kembali menghubungi Susi.
Ia mengirimkan dua foto yang memperlihatkan seorang perempuan yang menerima bantuan.
Tampak petugas menyerahkan beberapa kotak bantuan.
Susi pun kemudian memberikan tanggapannya atas kecepatan respons Ganjar mengambil tindakan.
"Ehhh cepat sekali responsnya," tulis Susi.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Cerita Ganjar Pranowo saat Pindahan Rumah, Undang Tetangga Sekitar tapi Tak Ada yang Mau Datang