Breaking News:

Fakta Jembatan III Barelang : Jembatan Raja Ali Haji

Kini, jembatan ini masih tetap berdiri kokoh menyambungkan antar pulau di kawasan Barelang, Kepulauan Riau, dan menjadi salah satu aset BP Batam.

ISTIMEWA
Jembatan ketiga di wilayah Barelang yang memiliki panjang 270 meter, juga dijuluki sebagai Jembatan Raja Ali Hali. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jembatan ketiga di wilayah Barelang yang memiliki panjang 270 meter, juga dijuluki sebagai Jembatan Raja Ali Hali.

Nama ini diambil dari sosok seorang ulama, sejarawan, dan pujangga terkenal pada abad ke-19 dari Kerajaan Lingga.

Beliau merupakan cucu dari Raja Haji Fisabililah yang dikenal sebagai pencatat pertama dasar-dasar tata bahasa Melayu, dengan mahakarya Gurindam Dua Belas.

Jembatan Raja Ali Haji ini pun terkenal Pulau Nipah dan Pulau Setoko.

Adapun lebar struktur jembatan 18 meter dengan perkerasan jalan 2 x 6,45 meter, dan terdiri dari enam bentang sepanjang masing-masing 45 meter.

Jembatan ini merupakan Tipe Segmental Concrete Boc Girder dengan Tipe Pondasi Abutment yang dibangun oleh manajemen konstruksi PT Bangun Cipta Kontraktor dan Subkontraktor PT VSL Indonesia.

Sedangkan lama pengerjaan jembatan oleh PT Profes Cipta Wahana Teknik ini menghabiskan waktu 901 hari dan selesia pada tanggal 31 Maret 1996.

Adapun tenaga kerja yang terlibat ada sebanyak 8 sampai 10 sarjana teknik, 18 sampai 26 tenaga menengah, dan 190 sampai 220 orang pekerja.

Kini, jembatan ini masih tetap berdiri kokoh menyambungkan antar pulau di kawasan Barelang, Kepulauan Riau, dan menjadi salah satu aset BP Batam. Menurut rencana, Pulau Setokok tersebut akan dikembangkan sebagai kawasan suaka alam, pelestarian alam, cagar alam dan ilmu pengetahuan. (adv)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved